Depok Lolos Seleksi Kota Kreatif UNESCO 2023, Begini Kata Idris
Kamis, 08 Juni 2023 - 16:05 WIB
loading...
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kota Depok menjadi salah satu daerah yang masuk nominasi Jejaring Kota Kreatif UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2023. Penunjukkan Kota Depok mewakili Indonesia pada Ajang Kota Kreatif UNESCO di bidang media arts.
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad mengatakan, penunjukkan ini diputuskan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada rapat pleno 26 Mei 2023. Menurut dia, sudah saatnya Kota Depok percaya diri sebagai delegasi Jawa Barat untuk menjadi Depok City of Media Arts atau Kota Seni Media.
Baca juga: UNESCO Sematkan Jakarta sebagai Kota Sastra Dunia
"Kemajuan Kota Depok sejak berdirinya (27 April 1999), dengan upaya pembangunan yang berjalan pesat. Saatnya Depok percaya diri untuk menjadi delegasi Jawa Barat, setelah Kota Bandung di 2015 menjadi City of Design," kata Idris, Kamis (8/6/2023).
Menurutnya, Kota Depok harus tampil sebagai kota kreatif sesuai potensi dan kapasitasnya sebagai kota tumbuh diusianya ke-24 tahun, dalam bidang atau kategori media arts (seni media).
"Depok memiliki political will dari tingkat pimpinan hingga ke dinas-dinas, potensi usia produktif sekitar 71 persen-an dari populasi Depok yang mencapai 2,2 juta jiwa," kata Idris.
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad mengatakan, penunjukkan ini diputuskan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada rapat pleno 26 Mei 2023. Menurut dia, sudah saatnya Kota Depok percaya diri sebagai delegasi Jawa Barat untuk menjadi Depok City of Media Arts atau Kota Seni Media.
Baca juga: UNESCO Sematkan Jakarta sebagai Kota Sastra Dunia
"Kemajuan Kota Depok sejak berdirinya (27 April 1999), dengan upaya pembangunan yang berjalan pesat. Saatnya Depok percaya diri untuk menjadi delegasi Jawa Barat, setelah Kota Bandung di 2015 menjadi City of Design," kata Idris, Kamis (8/6/2023).
Menurutnya, Kota Depok harus tampil sebagai kota kreatif sesuai potensi dan kapasitasnya sebagai kota tumbuh diusianya ke-24 tahun, dalam bidang atau kategori media arts (seni media).
"Depok memiliki political will dari tingkat pimpinan hingga ke dinas-dinas, potensi usia produktif sekitar 71 persen-an dari populasi Depok yang mencapai 2,2 juta jiwa," kata Idris.
Lihat Juga :