RPA Partai Perindo Berikan Trauma Healing 2 Bocah Korban Pencabulan di Cilincing
Rabu, 07 Juni 2023 - 16:12 WIB
loading...
DPP RPA Partai Perindo melakukan kunjungan ke rumah dua bocah korban pencabulan yang dilakukan Dedimus Herewila (51) di Cilincing, Jakarta Utara. Foto/MPI/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - DPP Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Partai Perindo melakukan kunjungan ke rumah dua bocah korban pencabulan yang dilakukan Dedimus Herewila (51) di Cilincing, Jakarta Utara. Kunjungan ini sebagai salah satu upaya pendampingan yang dilakukan RPA Perindo terhadap korban untuk mendapatkan pemulihan.
"Jadi sesuai dengan harapan dari Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo bahwa RPA Perindo didalam mendampingi harus membawa nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai moralitas dan bagaimana juga dapat memulihkan korban," ungkap Ketua DPP RPA Perindo Jeannie Latumahina pada Rabu (7/6/2023).
"Jadi yang kami lakukan saat ini adalah trauma healing. Bagaimana membuat korban bergembira dan juga tali asih dari kami untuk keluarga korban memberikan bantuan moril supaya meraka tetap semangat mendampingi anak-anaknya," sambungnya.
Jeannie mengatakan, upaya trauma healing ini dilakukan setelah pendampingan di pengadilan telah selesai. Kemudian, RPA Perindo saat ini supaya kondisi korban dapat dipulihkan setelah kejadian yang lalu.
"Setelah pelaku mendapat hukuman yang maksimal, korban harus dipulihkan, didampingi, dan dibawa di tengah masyarakat. Dan hari ini kami langsung hadir di tengah mereka sekaligus memberikan dukungan moril," katanya.
"Jadi sesuai dengan harapan dari Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo bahwa RPA Perindo didalam mendampingi harus membawa nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai moralitas dan bagaimana juga dapat memulihkan korban," ungkap Ketua DPP RPA Perindo Jeannie Latumahina pada Rabu (7/6/2023).
"Jadi yang kami lakukan saat ini adalah trauma healing. Bagaimana membuat korban bergembira dan juga tali asih dari kami untuk keluarga korban memberikan bantuan moril supaya meraka tetap semangat mendampingi anak-anaknya," sambungnya.
Jeannie mengatakan, upaya trauma healing ini dilakukan setelah pendampingan di pengadilan telah selesai. Kemudian, RPA Perindo saat ini supaya kondisi korban dapat dipulihkan setelah kejadian yang lalu.
"Setelah pelaku mendapat hukuman yang maksimal, korban harus dipulihkan, didampingi, dan dibawa di tengah masyarakat. Dan hari ini kami langsung hadir di tengah mereka sekaligus memberikan dukungan moril," katanya.
Lihat Juga :