2 Jemaah Haji Jatim Meninggal di Madinah, Total Ada 6 Wafat
Senin, 05 Juni 2023 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Maram menjelaskan, kendala penerbitan visa ini disebabkan oleh sistem perekaman biometrik pada aplikasi Saudi Visa Bio. Bio visa masih baru di Indonesia. Ternyata meskipun pada aplikasi rekam biometrik itu sudah diterima, namun ada beberapa kasus, wajah atau sidik jari jemaah masih tidak terbaca. "Mohon maaf mungkin ada jemaah yang tidak punya tangan atau lapisan telapak tangan terlalu tebal, sehingga belum bisa diprint out visanya," ujar Maram.
Namun menurut Maram, Kementerian Agam (Kemenag) biasanya langsung datang ke Kedutaan Besar Arab Saudi untuk memberikan klarifikasi. Sehingga jemaah yang belum terbit visa dapat diterbitkan visanya. “Jadi jemaah haji bisa berangkat dengan rombongan kloter berikutnya,” lanjutnya.
Hingga Senin (5/6/2023), Asrama Haji Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 29 kloter yang terdiri 12.743 orang jemaah haji dan 145 orang petugas. Sehingga total yang sudah berangkat adalah 12.888 orang (35%).
Hari ini, Senin (5/6/2023) ada 3 kloter lagi yang akan berangkat yaitu kloter 30, 31, dan 32. Sedangkan kloter yang masuk asrama haji sore dan malam nanti ada 2 yaitu kloter 33 dan 34.
Namun menurut Maram, Kementerian Agam (Kemenag) biasanya langsung datang ke Kedutaan Besar Arab Saudi untuk memberikan klarifikasi. Sehingga jemaah yang belum terbit visa dapat diterbitkan visanya. “Jadi jemaah haji bisa berangkat dengan rombongan kloter berikutnya,” lanjutnya.
Hingga Senin (5/6/2023), Asrama Haji Embarkasi Surabaya telah memberangkatkan 29 kloter yang terdiri 12.743 orang jemaah haji dan 145 orang petugas. Sehingga total yang sudah berangkat adalah 12.888 orang (35%).
Hari ini, Senin (5/6/2023) ada 3 kloter lagi yang akan berangkat yaitu kloter 30, 31, dan 32. Sedangkan kloter yang masuk asrama haji sore dan malam nanti ada 2 yaitu kloter 33 dan 34.
(msd)
Lihat Juga :