Kampanyekan Ekofeminisme, Milenial di Cianjur Diajak Peduli Lingkungan
Minggu, 04 Juni 2023 - 12:27 WIB
loading...
Relawan Srikandi bersama Forum Cianjur Asri mengadakan Gerakan Menanam Pohon Sengon di Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Sabtu (3/6/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
CIANJUR - Relawan Srikandi bersama Forum Cianjur Asri mengadakan kegiatan Gerakan Menanam Pohon Sengon di Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini dalam rangka mengkampanyekan gerakan Ekofeminisme.
Korda Srikandi Ganjar Cianjur Maya Sifa Wafa prihatin dengan kerusakan lingkungan dan kondisi alam rawan bencana yang kerap terjadi di Cianjur selama ini. Menurutnya, banyak terjadi praktik perusakan alam akibat pembangunan kawasan industri secara masif serta kondisi alam Cianjur yang rawan bencana.
"Maraknya pembangunan kawasan industri di Cianjur memberikan risiko pencemaran polusi udara. Begitupun daerah Cianjur Selatan yang rawan akan longsor. Maka dari itu, dengan kondisi alam Cianjur yang memprihatinkan tersebut kami mengusahakan untuk ikut andil dalam pemeliharaan lingkungan agar anak cucu kami nanti masih bisa menghirup udara yang sehat," kata Maya, Sabtu (3/6/2023).
Maya menuturkan pada 1970-an, para ahli ekofeminis menyatakan segala bentuk kerusakan alam hanya dapat disembuhkan oleh naluri feminin untuk memelihara. Peran sosial tradisional perempuan sebagai pengasuh, penyayang, maupun pemelihara memiliki keterkaitan atau kolerasi yang sangat erat dengan alam secara khusus.
"Gerakan penanaman pohon sengon ini merupakan bukti nyata dari penanaman ideologi feminis untuk menjaga lingkungan agar Cianjur menjadi daerah yang asri serta terhindar dari bencara banjir ataupun longsor," ujarnya.
Korda Srikandi Ganjar Cianjur Maya Sifa Wafa prihatin dengan kerusakan lingkungan dan kondisi alam rawan bencana yang kerap terjadi di Cianjur selama ini. Menurutnya, banyak terjadi praktik perusakan alam akibat pembangunan kawasan industri secara masif serta kondisi alam Cianjur yang rawan bencana.
"Maraknya pembangunan kawasan industri di Cianjur memberikan risiko pencemaran polusi udara. Begitupun daerah Cianjur Selatan yang rawan akan longsor. Maka dari itu, dengan kondisi alam Cianjur yang memprihatinkan tersebut kami mengusahakan untuk ikut andil dalam pemeliharaan lingkungan agar anak cucu kami nanti masih bisa menghirup udara yang sehat," kata Maya, Sabtu (3/6/2023).
Maya menuturkan pada 1970-an, para ahli ekofeminis menyatakan segala bentuk kerusakan alam hanya dapat disembuhkan oleh naluri feminin untuk memelihara. Peran sosial tradisional perempuan sebagai pengasuh, penyayang, maupun pemelihara memiliki keterkaitan atau kolerasi yang sangat erat dengan alam secara khusus.
"Gerakan penanaman pohon sengon ini merupakan bukti nyata dari penanaman ideologi feminis untuk menjaga lingkungan agar Cianjur menjadi daerah yang asri serta terhindar dari bencara banjir ataupun longsor," ujarnya.
Lihat Juga :