Titik Api Bermunculan di Tanah Laut, 100 Hektare Lahan Terbakar dalam Sepekan

Jum'at, 02 Juni 2023 - 10:09 WIB
loading...
Titik Api Bermunculan...
Petugas pemadam kebakaran memadamkan kebakaran di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanha Laut, Kalsel, Kamis (1/6/2023). Pemadaman dilakukan dengan peralatan seadanya karena lokasi titik api jauh dari jangkauan mobil pemadam kebakaran.
A A A
PELAIHARI - Titik api mulai bermunculan di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam satu pekan terakhir. Diperkirakan sudah sekitar 100 hektare lahan yang ditumbuhi bundung (scirpus grossus L) serta semak belukar hangus terbakar.

Titik-titik api itu muncul di Kecamatan Tambang Ulang dan Kecamatan Bati-Bati. Di Kecamatan Tambang Ulang titik api muncul di Desa Pulausari, Desa Gunung Raja dan Desa Bingkulu Sedangkan di Kecamatan Bati-Bati api muncul di Tekuk Pulantan, Desa Ujung dan Desa Benua Raya. Baca juga: Mudik Lebaran, Puluhan Ribu Penumpang Kereta Api Tinggalkan Jawa Timur

Berdasarkan informasi petugas di lapangan, sampai saat ini hampir 100 hektare lebih lahan terbakar akibat musim kemarau, dan areal yang paling luas terjadi di Desa Pulausari.



Pemadaman kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala, Satuan Polisi Pamong Praja dan pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Tala, Pesrsonel TNI dan Polri serta relawan dan masyarakat sekitar lokasi kejadian.

Ilham petugas pemadam kebakaran dari relawan Baratip Baamal Bati-Bati yang turun memadamkan karhutla di Desa Benua Raya dan Desa Ujung mengatakan, petugas gabungan berjibaku memadamkan api. Sebagian besar titik api berada jauh dari jangkauan mobil pemadam kebakaran.

"Akibatnya, proses pemadaman menggunakan mesin pompa portable dan beberapa peralatan pemadam kebakaran lahan seperti kopyor dan jet sutter serta ember," kata Ilham, Jumat (2/6/2023). Baca juga: 120 Hektare Karhutla di Pesisir Selatan Sumbar, BNPB Imbau Masyarakat Waspada

Untuk mengejar api yang terpencar itu, lanjut Ilham, tidak jarang memaksa petugas pemadam gabungan menyeberang sungai dengan berenang. "Api sudah muncul beberapa kali di Kecamatan Bati-Bati seperti di Teluk Paku dan Tanggul. Kini api muncul lagi di Desa Benua Raya dan Desa Ujung," ungkapnya.

"Kebakaran hutan dan lahan sudah sering bermunculan, sementara lokasinya banyak yang berada jauh dari jalan poros dan sebagian tidak terdapat kantong-kantong air, sehingga kami kesulitan memadamkannya,” imbuhnya.

Sementara itu di Kecamatan Tambang Ulang api kembali muncul sejak Rabu (31/5/2023) sampai Kamis (1/6/2023) malam. Sebagian api padam dengan sendirinya, sedangkan sekitar 5 hektare dipadamkan tim gabungan dengan mengerahkan peralatan seadanya.

Alfian kondinator lapangan BPBD Tala mengatakan, petugas BPBD Tala mendapat informasi adanya karhutla padas Kamis (1/6/2023) sekitar pukul 12.30 wita dan langsung mengerahkan regu A menuju lokasi.

“Kami baru mendapat laporan pada siang hari dan meluncurkan dua unit mobil pemadam kebakaran serta peralatan pemadam kebakaran lainnya,” kata Alfian disela-sela istirahat di lokasi karhutla.

Menurut Alfian api berkobar dengan cepat membakar belukar dan lahan bundung dibantu tiupan angin yang cukup kencang. Angin kencang membuat api cepat membesar dan titik api bertambah akibat bara api yang terbang terbawa angin," ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan upaya pemadaman yang dilakukan petugas gabungan tidak berjalan dengan maksimal, karena lokasi lahan yang terbakar jauh dari jangkauan mobil-mobil pemadam kebakaran.

Akibatnya para petugas pemdam gabungan terpaksa memanfaatkan peralatan seadanya untuk memadamkan api, mulai dari pompa portable yang harus digotong ratusan meter bahkan mencapai satu kilometer.


(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
Angin Kencang Terjang...
Angin Kencang Terjang Klaten, Karhutla Muncul di Nunukan
Gelar Riau Bhayangkara...
Gelar Riau Bhayangkara Run 2026, Kapolda Ajak Masyarakat Bangun Kesadaran Ekologis
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Kolaborasi dan Deteksi...
Kolaborasi dan Deteksi Dini Hadapi Ancaman Karhutla 2026
Perangkap Kerugian Lingkungan...
Perangkap Kerugian Lingkungan dan Ancaman Ketidakpastian Hukum bagi Investasi Indonesia
Rekomendasi
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
Berita Terkini
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
Bawa Molotov saat Demo...
Bawa Molotov saat Demo Mahasiswa, Satu Pengunjuk Rasa Jadi Tersangka
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Gudang di Pluit Karang...
Gudang di Pluit Karang Karya Barat Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved