ABG 14 Tahun Warga Jatihandap Hilang Setelah Bertemu Pacar
Jum'at, 24 Juli 2020 - 00:44 WIB
loading...
A
A
A
Cita kebingungan saat ditanyai soal Gia. Pasalnya dia berpikir, adiknya itu bermain sama teman-temannya tersebut. "Mereka datang ke rumah itu mahgrib. Nanyain Gia. Teh Gia udah pulang? Saya kan bingung. Kirain saya, Gia main sama mereka. Terus temannya bilang, kalau siang tadi, mereka diajak Gia untuk ketemu di kuburan China (Cikadut). Mereka ketemu Gia, waktu itu (Gia) lagi sama pacarnya," ujar Cita.
Menurut keterangan teman Gia, tutur Cita, mereka sempat mengajak adiknya pulang, namun Gia menolak. Di pemakaman China, Cikadut, itulah teman-temannya terkahir bertemu dengan Gia.
Mengetahui informasi tersebut pihak keluarga sempat mencari keberadaan Gia pada Minggu malam di pemakaman China, Cikadut. Namun pencarian keluarga tak membuahkan hasil. "Sempat telepon ke HP (telepon seluler) Gia. (Telepon) diangkat langsung dimatiin dan diblokir," tutur Cita.
Cita mendapatkan postingan di media sosial Facebook, pria yang dikabarkan membawa kabur Gia itu menjual ponsel Gia melalui grup jual beli di Facebook. "Saya sempat liat di Facebook ada grup jual beli HP Bandung. HP adik saya dijual sama pria itu," ungkap Cita.
Sementara itu, Fitri, ibu kandung Gia, mengatakan, saat pergi dari rumah, Gia pamit melalui ponsel. Sebab, saat itu, Fitri tengah bekerja di Tasikmalaya.
"Dia pamit mau main. Tapi enggak bilang kemana. Saya titip jangan pulang sore. Malemnya baru dikabari, kalau Gia hilang," kata Fitri.
Menurut keterangan teman Gia, tutur Cita, mereka sempat mengajak adiknya pulang, namun Gia menolak. Di pemakaman China, Cikadut, itulah teman-temannya terkahir bertemu dengan Gia.
Mengetahui informasi tersebut pihak keluarga sempat mencari keberadaan Gia pada Minggu malam di pemakaman China, Cikadut. Namun pencarian keluarga tak membuahkan hasil. "Sempat telepon ke HP (telepon seluler) Gia. (Telepon) diangkat langsung dimatiin dan diblokir," tutur Cita.
Cita mendapatkan postingan di media sosial Facebook, pria yang dikabarkan membawa kabur Gia itu menjual ponsel Gia melalui grup jual beli di Facebook. "Saya sempat liat di Facebook ada grup jual beli HP Bandung. HP adik saya dijual sama pria itu," ungkap Cita.
Sementara itu, Fitri, ibu kandung Gia, mengatakan, saat pergi dari rumah, Gia pamit melalui ponsel. Sebab, saat itu, Fitri tengah bekerja di Tasikmalaya.
"Dia pamit mau main. Tapi enggak bilang kemana. Saya titip jangan pulang sore. Malemnya baru dikabari, kalau Gia hilang," kata Fitri.
Lihat Juga :