Dalam Sepekan Wilayah Sulut Diguncang Gempa Sebanyak 50 Kali
Kamis, 01 Juni 2023 - 10:42 WIB
loading...
Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) diguncang gempa sebanyak 50 kali dalam sepekan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MANADO - Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), diguncang gempa sebanyak 50 kali dalam sepekan. Dari catatan BMKG, gempa bumi puluhan kali itu menggetarkan wilayah Sulut, sepanjang periode 19-25 Mei 2023.
Baca juga: Gempa M5,5 di Ambon Akibat Aktivitas Subduksi Laut Banda
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Winangun Manado, Muhammad Zulkifli menyebutkan, dari peta seismisitas atau peta episenter, sebagian besar gempa bumi dengan kedalaman dangkal terjadi pada lempeng laut Maluku, yaitu di perairan antara Sulut, dan Maluku Utara.
Puluhan gempa yang terekam tersebut, sebanyak 72 persen bermagnitudo 3-5; sebanyak 26 persen magnitudo kurang dari tiga, dan sisanya dua persen magnitudo lebih dari lima. "Dua dari 50 kejadian gempa bumi tersebut, dilaporkan dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Kisah Kepolosan Syekh Jangkung, Sosok Wali yang Pernah Jadi Murid Sunan Kudus
Menurut kedalaman gempa, kata dia, sebesar 56 persen di antaranya adalah gempa bumi dangkal, yakni berpusat di kedalaman bumi kurang dari 60 km. Sementara sebanyak 42 persen adalah berkedalaman menengah antara 60-300 km, sisanya dua persen adalah gempa dalam atau lebih dari 300 km.
Gempa dirasakan di wilayah Kecamatan Batang Dua-Ternate II-III MMI pada tanggal 19 Mei 2023, dan dirasakan di wilayah Kecamatan Batang Dua-Ternate III MMI pada tanggal 25 Mei 2023.
Baca juga: Tangani Perdagangan Manusia, Ini yang Dilakukan Polda Kepri
Sepekan sebelumnya, Stasiun Geofisika Manado merekam sebanyak 42 kejadian gempa bumi, sebagian besar yakni 60;47 persen bermagnitudo 3-5; sebesar 37.21 persen magnitudo kurang dari tiga; dan 2,33 persen magnitudo lebih dari lima. Satu dari 42 kejadian gempa tersebut dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.
Baca juga: Gempa M5,5 di Ambon Akibat Aktivitas Subduksi Laut Banda
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Winangun Manado, Muhammad Zulkifli menyebutkan, dari peta seismisitas atau peta episenter, sebagian besar gempa bumi dengan kedalaman dangkal terjadi pada lempeng laut Maluku, yaitu di perairan antara Sulut, dan Maluku Utara.
Puluhan gempa yang terekam tersebut, sebanyak 72 persen bermagnitudo 3-5; sebanyak 26 persen magnitudo kurang dari tiga, dan sisanya dua persen magnitudo lebih dari lima. "Dua dari 50 kejadian gempa bumi tersebut, dilaporkan dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Kisah Kepolosan Syekh Jangkung, Sosok Wali yang Pernah Jadi Murid Sunan Kudus
Menurut kedalaman gempa, kata dia, sebesar 56 persen di antaranya adalah gempa bumi dangkal, yakni berpusat di kedalaman bumi kurang dari 60 km. Sementara sebanyak 42 persen adalah berkedalaman menengah antara 60-300 km, sisanya dua persen adalah gempa dalam atau lebih dari 300 km.
Gempa dirasakan di wilayah Kecamatan Batang Dua-Ternate II-III MMI pada tanggal 19 Mei 2023, dan dirasakan di wilayah Kecamatan Batang Dua-Ternate III MMI pada tanggal 25 Mei 2023.
Baca juga: Tangani Perdagangan Manusia, Ini yang Dilakukan Polda Kepri
Sepekan sebelumnya, Stasiun Geofisika Manado merekam sebanyak 42 kejadian gempa bumi, sebagian besar yakni 60;47 persen bermagnitudo 3-5; sebesar 37.21 persen magnitudo kurang dari tiga; dan 2,33 persen magnitudo lebih dari lima. Satu dari 42 kejadian gempa tersebut dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.
(eyt)
Lihat Juga :