Warga Setu Keluhkan Pembuangan Limbah saat Hujan di Kali Jaletreng Riverpark

Kamis, 23 Juli 2020 - 16:14 WIB
loading...
Warga Setu Keluhkan...
Warga Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mengeluhkan pembuangan limbah di Kali Jaletreng Riverpark, kawasan Taman Kota 2 Tangsel. SINDOnews/Hasan Kurniawan
A A A
TANGERANG SELATAN - Warga Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mengeluhkan pembuangan limbah di Kali Jaletreng Riverpark, kawasan Taman Kota 2 Tangsel. Hampir setiap turun hujan, limbah pabrik dari kawasan Taman Tekno, dibuang ke Kali Jaletreng Riverpark.

Tepatnya melalui gorong di bawah jembatan Taman Tekno. Volume limbah yang dibuang pun cukup besar. (Baca juga; KPK Izinkan Pemda Klaim Lahan Fasos-Fasum yang Ditinggal Pengembang )

Ade, salah seorang warga sekitar mengaku, ada dua gorong-gorong yang kerap jadi tempat pembuangan limbah. Pertama di bawah jembatan dan di depan gedung Dinas Kesehatan Tangsel.

Kendati dibuang bersamaan dengan turunnya hujan, namun setiap limbah dibuang warga pasti mengetahuinya. Sebab, limbah mengeluarkan bau yang sangat menyengat. (Baca juga; Bakal Lepas Jabatan Sekda Tangsel, Muhamad Tunggu Dukungan PDIP )

"Bau banget, airnya warna hitam pekat berbusa. Hampir setiap turun hujan, limbah dibuang. Biar nyaru (samar) dengan hujan. Ini gorong dari kawasan industri di Taman Tekno," kata Ade, kepada Sindonews, Kamis (23/7/2020).

Saat limbah dibuang, ikan-ikan dalam kali akan naik ke permukaan. Pembuangan yang telah dilakukan bertahun-tahun, membuat ikan-ikan di Kali Jaletreng bisa beradaptasi.

"Saat limbah dibuang mereka (ikan) muncul ke permukaan. Saya biasa mancing di kolong jembatan ini. Airnya kotor banget dan baunya menyengat," paparnya.

Sementara itu, Irma, salah seorang pedagang di kawasan Taman Kota 2 mengaku kerap mencium bau menyengat dari limbah yang dibuang ke Kali Jaletreng saat hujan deras.

"Kalau hujan deras pasti dah dibuang. Kalau gak hujan mah gak dibuang. Kan baunya menyengat banget. Pasti ketahuan. Sengaja dibuang pas hujan, karena baunya menyengat banget," sambung Irma di lokasi.

Bahkan, tidak jarang akibat banyak limbah yang dibuang, air limbah melawan arus hingga sampai jembatan orang menuju akses masuk ke Taman Kota 2 atau sekitar 500 meter dari lokasi gorong bawah jembatan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Legislator Apresiasi...
Legislator Apresiasi Polda Riau Tindak Tegas Korporasi Perusak Lingkungan
Angkat Isu Sengketa...
Angkat Isu Sengketa Limbah Industri Non-B3 di Cikarang, Wulan Windiarti Raih Gelar Doktor
GEBRAK Perkuat Edukasi...
GEBRAK Perkuat Edukasi Produk Tembakau Alternatif
Rekomendasi
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Berita Terkini
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved