Viral Video 2 Pekerja Banyuwangi Mengaku Disiksa di Myanmar: Tolong Saya Ya Pak!

Rabu, 24 Mei 2023 - 14:21 WIB
loading...
Viral Video 2 Pekerja...
Tangkapan layar video dua pemuda asal Banyuwangi yang mengaku mendapat penyisaan saat bekerja sebagai TKI di Myanmar. Foto/Tangkapan Layar
A A A
BANYUWANGI - Video dua pekerja pria yang mengaku disiksa di negara Myanmar viral di media sosial. Pada video yang beredar itu ada sejumlah tenaga kerja Indonesia (TKI). Di mana dua di antaranya mengaku sebagai warga Banyuwangi, Jawa Timur.

Video itu diunggah oleh akun @andre_aries. Pada unggahan video itu dua pemuda mengaku bernama Muhammad Ruhiyat dan Ahmad Subiantoro, dari Banyuwangi mengaku merasa menjadi korban penipuan agensi.

Baca juga: Memilukan! Gadis Bandung Jadi Korban Perdagangan di Myanmar, Ini Kisahnya

Mereka mengaku ditipu oleh agensi. Dijanjikan ditempatkan di tempat perusahaan prestisius di Thailand. Akan tetapi kenyataannya berbeda, mereka justru ditempatkan di perbatasan Myanmar.

Kedua pria itu terlihat masih berumur 20 tahunan itu meminta bantuan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mengaku disiksa secara tidak manusiawi dan diintimidasi.

"Tolong saya ya pak," ujar pria dalam video tersebut.

Menanggapi video tersebut Koordinator Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Banyuwangi, Fery Meriyanto mengaku telah menerima informasi tersebut. Dia juga mengetahui informasi itu dari media sosial TikTok.

Baca juga: Gadis Bandung Korban Perdagangan Orang di Myanmar Disekap dan Disetrum

Informasi yang didapat dari P4MI, kedua TKI tersebut ternyata bekerja di perbatasan Myanmar. Profesi apa yang dijalani di sana juga masih misterius. P4MI belum mengetahui pasti.

"Kami sudah tindak lanjuti dan kami sudah menyampaikan ke KBRI Myanmar," kata Fery, Rabu (24/5/2023).

Namun pihaknya masih melakukan penelusuran terkait kebenaran pengakuan dua pria di video tersebut apakah benar berasal dari Kabupaten Banyuwangi, serta diberangkatkan dari agensi mana.

"Yang lain-lain kami masih telusuri infonya," kata dia.

Selain itu, saat ini P4MI juga belum bisa mengungkap alamat pasti keduanya yang berada di Kabupaten Banyuwangi. Seperti data desa, kecamatan bahkan keluarga juga masih belum terungkap.

"Infonya masih dari TikTok dan media sosial saja. Dari dinas tenaga kerja juga masih belum mendapat info alamat dan keluarga," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Aksi Penertiban...
Viral Aksi Penertiban Paksa Pedagang Es Krim di CFD, Satpol PP DKI Jakarta Akhirnya Minta Maaf
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Viral Kasus Mahasiswa...
Viral Kasus Mahasiswa Rekam Dosen di Toilet Kampus, Ini Respons Polda Banten
Kasus Bayi di Banyuwangi...
Kasus Bayi di Banyuwangi Dikubur Orang Tua, DPR Ingatkan Pemda Tak Tutup Mata
Prabowo Ingin Kereta...
Prabowo Ingin Kereta Cepat Whoosh Diperpanjang sampai Banyuwangi
Peruri Dukung Banyuwangi...
Peruri Dukung Banyuwangi Jadi Pelopor Digitalisasi Bansos di Kancah Nasional
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Viral Bocah Nyaris Masuk...
Viral Bocah Nyaris Masuk Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Curiga Sengaja
Rekomendasi
Klasemen Peringkat Tiga...
Klasemen Peringkat Tiga Terbaik Piala Dunia 2026: Ekuador Lolos 32 Besar
Ekuador vs Jerman 2-1:...
Ekuador vs Jerman 2-1: Gonzalo Plata Antar La Tri Menang dan Lolos ke Babak 32 Besar
Ingin Berat Badan Turun?...
Ingin Berat Badan Turun? Ade Rai Sarankan Aktivitas Sederhana Ini Sebelum Sarapan
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved