Bangunan Dibongkar, Puluhan Pemilik Ruko Mewah di Pluit Geruduk Rumah Ketua RT

Rabu, 24 Mei 2023 - 14:00 WIB
loading...
Bangunan Dibongkar,...
Puluhan warga dan karyawan ruko Jalan Niaga menggeruduk rumah ketua RT 11 RW 03 Kelurahan Pluit Riang Prasetya, Rabu (24/5/2023). Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Puluhan warga dan karyawan ruko Jalan Niaga, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara menggeruduk rumah ketua RT 11 RW 03 Kelurahan Pluit Riang Prasetya, Rabu (24/5/2023).Mereka protes atas pembongkaran ruko tersebut.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, puluhan warga dan pemilik ruko terlihat berkumpul di lokasi blok Z 4 Utara. Dengan membawa spanduk, para warga kemudian berjalan kaki mendatangi ruko yang juga menjadi kediaman ketua RT.

Baca juga: Gunakan Alat Berat, Puluhan Ruko Mewah yang Caplok Jalan di Pluit Dibongkar

Satu per satu pemilik ruko dan karyawan terlihat di depan rumah ketua RT dan membentangkan spanduk berukuran sekitar 1 X 3 meter persegi dengan berbagai tulisan dan kalimat, seperti:

'Dicari, Riang Prasetya Hilang Karena Tidak Mau Bermusyawarah'

'Kami pemilik UMKM dan Karyawan, sudah berdagang disini sejak 2003 sebelum Riang Prasetya menjabat RT, Jangan Bersembunyi, Keluarlah Berdialog Dengan Warga dan Karyawan'

'Lagi Kurang Proyek Yah Pak RT, Sampai Tugas Lurah, Camat, Walikota dan Gubernur diambil semua, Jangan Serakah Jabatan Anda Hanya RT'

Baca juga: Pemilik Ruko Diberi Waktu 4 Hari Bongkar Bangunan Caplok Bahu Jalan di Pluit

Adapun aksi unjuk rasa ini dilakukan oleh para warga atau pemilik ruko dan karyawan toko lantaran menganggap Ketua RT Riang Prasetya menjadi dalang atau penyebab permasalahan ini yang telah melaporkan adanya penyerobotan.

Salah satu karyawan yang gelar aksi unjuk rasa atau pegawai setempat, Romawi mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan karyawan lainnya sengaja melakukan aksi unjuk rasa lantaran tempat dirinya bekerja ditutup karena bongkaran dan sepi pengunjung.

”Dibongkar gini bagaimana nasib kita, berdampaklah toko jadi tutup. Udah gitu yang mau kasih makan keluarga kita siapa? Kita kerja dibayar harian. Kita kesini karena dia yang lapor,” ungkapnya.



Sementara itu menanggapi adanya aksi penolakan pembongkaran ini, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menganggap wajar dan diperbolehkan karena bagian dari kebebasan berpendapat.

”Ya tidak apa-apa, karena memang setiap orang boleh berpendapat, boleh menyampaikan aspirasinya,” kata Arifin di lokasi.

Meski demikian, Arifin tetap memerintahkan anggotanya untuk melanjutkan proses pembongkaran bangunan ruko yang menutup lahan fasum.

”Tetapi kami di sini lebih kepada penegakkan aturan, saluran yang ditutup kemudian jalanan, pengembalian fungsi jalan,” pungkasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Rekomendasi
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Berita Terkini
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved