Badan Penghubung Provinsi Maluku Gelar Diskusi Publik di Yogyakarta, Serap Aspirasi Mahasiswa
Senin, 22 Mei 2023 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, menurut Patta, diskusi ini merupakan ikhtiar kolosal dengan melibatkan semua pihak, termasuk teman-teman pelajar dan mahasiswa yang ada di Yogyakarta, untuk itu, menurut dia, partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah saat ini.
"Sebagai anak muda, kita semua punya tanggungjawab yang sama untuk memastikan Maluku hari ini dan esok akan semakin lebih baik. Apalagi, pemuda adalah pelanjut estafet perjuangan sekaligus trendsetter perubahan yang memiliki banyak perspektif dan kaya akan gagasan," tegas Purna Praja IPDN itu.
Di acara yang dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku, DR. Anton Lailosa itu, Patta menegaskan soal pentingnya partisipasi masyarakat, terutama mahasiswa dalam mengawal agenda-agenda pembangunan daerah yang dilakukan oleh pemerintah.
"Saya ingin mengatakan satu hal, saat ini, tak ada satupun negara di dunia ini yang pemerintahnya bisa melakukan semua hal tanpa ada partisipasi aktif dari masyarakat, terutama partisipasi dari mahasiswa dan pemuda," tegas Patta.
"Amerika dan Cina sebagai negara dengan PDB paling besar, serta negara-negara makmur seperti di Skandinavia sekalipun, mereka butuh partisipasi publik yang kritis, yang mau melihat masalah negaranya sebagai masalah mereka juga," sambungnya.
Selanjutnya, Patta juga mengajak seluruh mahasiswa yang hadir, untuk tetap menjaga persatuan dan meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama masyarakat Maluku di tanah rantau sehingga energi besar ini bisa dimaksimalkan untuk kita bangun Maluku sama-sama.
"Saya berharap, kedepan, ada ruang sinergitas dan kolaborasi yang bisa dilakukan seintensif mungkin sehingga apa yang menjadi ekspektasi kita bersama soal Maluku Kini dan Nanti bisa kita jawab sama-sama," katanya, menegaskan.
Kepala Bappeda Provinsi Maluku, DR. Anton Lailosa juga memaparkan progres atau capaian pembangunan pemerintah provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Murad Ismail.
"Sebagai anak muda, kita semua punya tanggungjawab yang sama untuk memastikan Maluku hari ini dan esok akan semakin lebih baik. Apalagi, pemuda adalah pelanjut estafet perjuangan sekaligus trendsetter perubahan yang memiliki banyak perspektif dan kaya akan gagasan," tegas Purna Praja IPDN itu.
Di acara yang dihadiri oleh Kepala Badan Perencanaan pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku, DR. Anton Lailosa itu, Patta menegaskan soal pentingnya partisipasi masyarakat, terutama mahasiswa dalam mengawal agenda-agenda pembangunan daerah yang dilakukan oleh pemerintah.
"Saya ingin mengatakan satu hal, saat ini, tak ada satupun negara di dunia ini yang pemerintahnya bisa melakukan semua hal tanpa ada partisipasi aktif dari masyarakat, terutama partisipasi dari mahasiswa dan pemuda," tegas Patta.
"Amerika dan Cina sebagai negara dengan PDB paling besar, serta negara-negara makmur seperti di Skandinavia sekalipun, mereka butuh partisipasi publik yang kritis, yang mau melihat masalah negaranya sebagai masalah mereka juga," sambungnya.
Selanjutnya, Patta juga mengajak seluruh mahasiswa yang hadir, untuk tetap menjaga persatuan dan meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama masyarakat Maluku di tanah rantau sehingga energi besar ini bisa dimaksimalkan untuk kita bangun Maluku sama-sama.
"Saya berharap, kedepan, ada ruang sinergitas dan kolaborasi yang bisa dilakukan seintensif mungkin sehingga apa yang menjadi ekspektasi kita bersama soal Maluku Kini dan Nanti bisa kita jawab sama-sama," katanya, menegaskan.
Kepala Bappeda Provinsi Maluku, DR. Anton Lailosa juga memaparkan progres atau capaian pembangunan pemerintah provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Murad Ismail.
Lihat Juga :