PLN Bekasi Suplai Energi Listrik Kereta Cepat Jakarta Bandung

Senin, 22 Mei 2023 - 18:11 WIB
loading...
PLN Bekasi Suplai Energi...
PLN Bekasi suplai energi listrik Kereta Cepat Jakarta Bandung. Foto/Istimewa
A A A
BEKASI - PT PLN (Persero) telah melakukan energize extention bay pada traksi Halim yang merupakan salah satu dari 4 traksi sumber energi listrik penggerak Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yaitu Traksi Tegalluar, Walini, dan Karawang.

Penyalaan bersama dilakukan PT PLN (Persero) UIP JBB UPP JBB 3, UPT Pulogadung, Pusertif dan UP3 Bekasi di Traksi KCIC Halim

Manager PLN UP3 Bekasi, Redi Zusanto mengatakan, KCIC Traksi Halim sendiri adalah salah satu sumber energi untuk penggerak KCIC yang berlokasi di wilayah Kelurahan Pekayon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

”Saat ini, KCIC sudah mulai uji jalan, dipasok dari 4 traksi PLN di Tegal Luar - Walini Padalarang - Karawang - Halim. PLN pun menjadi bagian sejarah kereta cepat pertama di Indonesia bahkan Asia Tenggara,” kata Redi, Senin (22/5/2023).

Baca juga: Momen Kereta Api Cepat Jakarta Bandung Melintas di Bekasi

Redi menjelaskan, rangkaian Electric Multiple Unit (EMU/CIT) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sendiri melaksanakan tahapan Hot Sliding Test di jaringan Overhead Catenary System (OCS) KCJB, Sabtu (20/5).

”Pengujian dengan menjalankan EMU/CIT rute Depo Tegalluar, Stasiun Tegalluar, hingga ke Stasiun Halim, Jakarta. Uji coba tersebut merupakan uji coba kedua kalinya setelah pada Jumat (19/5) untuk pertama kalinya meluncur dari Bandung ke Jakarta,” paparnya.

Manager Corporate Comunication KCIC, Emir Monti mengatakan, adapun hasil uji coba kereta cepat Jakarta-Bandung pada hari pertama berjalan lancar.

Baca juga: Subsidi Kereta Api Capai Rp2,5 Triliun di 2023, Ini Rinciannya

”Pengetesan berjalan lancar dan hari ini dilakukan pengetesan kembali untuk memastikan kesiapan seluruh jaringan OCS,” kata Emir.

Ia menjelaskan, pada saat uji coba, kereta cepat dijalankan dengan kecepatan terbatas rata-rata 60 km/per jam. Adapun KCJB mampu melesat dengan kecepatan teknis yang diizinkan mencapai 385 km/jam.

”Kecepatan perjalanan EMU/CIT akan ditingkatkan bertahap setelah seluruh integrasi sistem sarana dan prasarana selesai dilakukan pengetesan,” pungkas Emir.



Pada kesempatan berbeda, Susiana Mutia, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat menyampaikan PLN siap mendukung setiap Proyek Strategis Nasional (PSN).

Selain berdampak perekonomian, proyek kereta cepat juga mendukung percepatan transisi energi dengan penyediaan insfrastruktur transportasi massal yang digerakkan oleh energi listrik.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Rekomendasi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Berita Terkini
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved