Pembentukan Kodam di Setiap Provinsi Dikritik, Ini Penjelasan KSAD Jenderal Dudung
Senin, 22 Mei 2023 - 16:12 WIB
loading...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abduracman memberikan penjelasan terkait rencana pembentukan Kodam di setiap provinsi saat berada di UAD Yogyakarta, Senin (22/5/2023). Foto: MPI/Erfan Erlin.
A
A
A
YOGYAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abduracman angkat bicara soal kritikan pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) di setiap provinsi.
Sebelumnya, rencana pembentukan Kodam di setiap provinsi itu mendapat kritik dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Mega mempertanyakan pembentukan Kodam setiap provinsi karena tidak dalam keadaan perang.
Jenderal Dudung mengatakan, penambahan Kodam itu awalnya dari Menteri Pertahanan (Menhan). Di mana Menhan menyampaikan kepada KSAD kepala staf AD, saat ini perlu dibuat Kodam karena polisi sudah lebih dahulu melakukan perubahan.
Baca juga: KSAD Jenderal Dudung Luncurkan Buku Gaya Kepemimpinan di UAD Yogyakarta
"Dulu ada tipe A, tipe B, tipe C. tipe itu kolonel, tipe B brigjen Tipe A itu mayjen,"kata dia di UAD Yogyakarta, Senin (22/5/2023).
Dia menyebut, saat ini di kepolisian di setiap provinsi sudah dipimpin oleh bintang 2, sementara Angkatan Darat masih kolonel yaitu Danremnya. Dan saat ini di setiap provinsi ada Kodamnya dan tidak semuanya dipimpin pangdam.
Sebelumnya, rencana pembentukan Kodam di setiap provinsi itu mendapat kritik dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Mega mempertanyakan pembentukan Kodam setiap provinsi karena tidak dalam keadaan perang.
Jenderal Dudung mengatakan, penambahan Kodam itu awalnya dari Menteri Pertahanan (Menhan). Di mana Menhan menyampaikan kepada KSAD kepala staf AD, saat ini perlu dibuat Kodam karena polisi sudah lebih dahulu melakukan perubahan.
Baca juga: KSAD Jenderal Dudung Luncurkan Buku Gaya Kepemimpinan di UAD Yogyakarta
"Dulu ada tipe A, tipe B, tipe C. tipe itu kolonel, tipe B brigjen Tipe A itu mayjen,"kata dia di UAD Yogyakarta, Senin (22/5/2023).
Dia menyebut, saat ini di kepolisian di setiap provinsi sudah dipimpin oleh bintang 2, sementara Angkatan Darat masih kolonel yaitu Danremnya. Dan saat ini di setiap provinsi ada Kodamnya dan tidak semuanya dipimpin pangdam.
Lihat Juga :