Detik-detik Ibu-ibu Melahirkan di Kereta Api Menuju Stasiun Cikarang, Persalinan Dibantu Penumpang
Jum'at, 19 Mei 2023 - 13:31 WIB
loading...
Seorang ibu-ibu hendak melahirkan di dalam gerbong kereta api (KA) Walaharl Kamis (18/5/2023). Persalinan terpaksa dibantu penumpang KRL dan petugas keamanan. Foto: Dok KAI Commuter
A
A
A
BEKASI - Seorang ibu-ibu melahirkan di dalam gerbong kereta api (KA) Walaharl Kamis (18/5/2023). Persalinan terpaksa dibantu penumpang KRL dan petugas keamanan karena tidak ada bidan maupun dokter.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, ibu-ibu itu memang tengah hamil tua dan duduk di kelas ekonomi 6 bangku prioritas. Dalam perjalanan menuju Stasiun Cikarang, ibu-ibu itu mengalami kontraksi.
Baca Juga: Detik-detik Penumpang KRL Commuter Line Melahirkan di Stasiun Duri
“Bertepatan pada saat itu petugas keamanan mobile untuk memeriksa antarkereta. Pengguna tersebut naik dari Stasiun Cibungur,” kata Anne dalam keterangannya, Jumat (19/5/2023).
Petugas dengan sigap langsung membantu ibu-ibu yang menahan sakit itu dan berusaha mencari pengguna KRL yang berprofesi sebagai dokter atau bidan.
![Detik-detik Ibu-ibu Melahirkan di Kereta Api Menuju Stasiun Cikarang, Persalinan Dibantu Penumpang]()
Namun, karena kebetulan saat itu tidak ada pengguna yang berprofesi sebagai dokter ataupun bidan, akhirnya persalinan ibu-ibu itu dibantu pengguna KRL perempuan. Ibu-ibu itu pun melahirkan anak perempuan dengan keadaan selamat.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, ibu-ibu itu memang tengah hamil tua dan duduk di kelas ekonomi 6 bangku prioritas. Dalam perjalanan menuju Stasiun Cikarang, ibu-ibu itu mengalami kontraksi.
Baca Juga: Detik-detik Penumpang KRL Commuter Line Melahirkan di Stasiun Duri
“Bertepatan pada saat itu petugas keamanan mobile untuk memeriksa antarkereta. Pengguna tersebut naik dari Stasiun Cibungur,” kata Anne dalam keterangannya, Jumat (19/5/2023).
Petugas dengan sigap langsung membantu ibu-ibu yang menahan sakit itu dan berusaha mencari pengguna KRL yang berprofesi sebagai dokter atau bidan.

Namun, karena kebetulan saat itu tidak ada pengguna yang berprofesi sebagai dokter ataupun bidan, akhirnya persalinan ibu-ibu itu dibantu pengguna KRL perempuan. Ibu-ibu itu pun melahirkan anak perempuan dengan keadaan selamat.
Lihat Juga :