Kisah Bebasnya Ayah Bupati Pacitan usai Pangeran Diponegoro Kalah Perang dan Diasingkan Belanda
Kamis, 18 Mei 2023 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Belum sampai setahun, Mas Jogokaryo memperoleh pengampunan Sri Baginda dan diizinkan pulang ke Pacitan karena bisa mengabdi dan selalu membuat senang hati Sri Baginda. Akhirnya, semua kesalahannya dimaafkan dan dianugerahi nama "Kiai Jimat".
Di wilayah Surakarta, yang disebut "Kiai Jimat" adalah juru kunci tanah permakaman perdikan. Adapun sebab Mas Jogokaryo dianugerahi nama “Kiai Jimat” karena sudah berhenti sebagai bupati. Baca juga: Kisah Mas Karyosudiro, Kerabat Bupati Pacitan yang Tak Mempan Dilukai Senjata Pasukan Pangeran Diponegoro
Namun tak berselang lama ketika pulang dari Surakarta, ayah Bupati Pacitan Mas Jogokaryo dibuang ke Besuki memperoleh pensiun 100 rupiah seharusnya gulden, yang setara Rp15 juta tiap bulan.
Kesalahannya, setibanya dari Surakarta, dia ikut melaksanakan tugas, sehingga di Pacitan seperti ada dua bupati. Rakyat kecil bingung mana yang harus diikuti.
Di wilayah Surakarta, yang disebut "Kiai Jimat" adalah juru kunci tanah permakaman perdikan. Adapun sebab Mas Jogokaryo dianugerahi nama “Kiai Jimat” karena sudah berhenti sebagai bupati. Baca juga: Kisah Mas Karyosudiro, Kerabat Bupati Pacitan yang Tak Mempan Dilukai Senjata Pasukan Pangeran Diponegoro
Namun tak berselang lama ketika pulang dari Surakarta, ayah Bupati Pacitan Mas Jogokaryo dibuang ke Besuki memperoleh pensiun 100 rupiah seharusnya gulden, yang setara Rp15 juta tiap bulan.
Kesalahannya, setibanya dari Surakarta, dia ikut melaksanakan tugas, sehingga di Pacitan seperti ada dua bupati. Rakyat kecil bingung mana yang harus diikuti.
(don)
Lihat Juga :