Tragis! Nenek 83 Tahun Tewas Tertabrak KA Ambarawa Ekspres
Rabu, 17 Mei 2023 - 21:32 WIB
loading...
Seorang nenek bernama Ngasiyem (83) tewas tertabrak kereta api saat berjalan di perlintasan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Foto/iNews TV/Rustaman Nusantara
A
A
A
GROBOGAN - Perlintasan kereta api di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, memakan korban jiwa. Seorang nenek bernama Ngasiyem (83) tewas tertabrak Kereta Api (KA) Ambarawa Ekspres, saat berjalan di perlintasan kereta api.
Baca juga: Ngeri! Detik-detik 2 Bus TNI AL Nyaris Ditabrak Lokomotif saat Terobos Palang Pintu Kereta Api
Tubuh warga Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sempat terseret KA Ambarawa Ekspres, hingga sejauh 500 meter. Masinis akhirnya menghentikan laju kereta api, untuk mengevakuasi jenazah korban.
Peristiwa nenek tertabrak kereta api ini, membuat gempar warga Desa Boloh, Kecamatan Toroh, Kabupaten Ambarawa, Jawa Tengah, Rabu (17/5/2023) malam. Saat kejadian, KA Ambarawa Ekspres melaju dari arah timur menuju Semarang.
Baca juga: Serang Kampung Batutambung, Kelompok Pemuda Bersenjata Menyusup di Rombongan Pengantar Jenazah
Jenazah korban tertabrak kereta api tersebut, akhirnya dievakuasi warga. Selang beberapa menit kemudian, tim dari Satreskrim Polres Grobogan tiba di TKP, bersama anggota PMI Kabupaten Grobogan.
"Setelah proses olah TKP selesai dilakukan, jenazah korban tertabrak kereta api tersebut akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kabupaten Grobogan, dan diserahkan langsung ke pihak keluarga," ujar Kapolsek Toroh, AKP Sapto.
![Tragis! Nenek 83 Tahun Tewas Tertabrak KA Ambarawa Ekspres]()
Baca juga: Mantan Kades di Bandung Barat Terkapar Bersimbah Darah Dibacok Kawanan Pemabuk
Ketua RT Desa Boloh, Darsono menyebutkan, korban tertabrak kereta api tersebut bukan warga Desa Boloh, tetapi sering terlihat di sekitar perlintasan kereta api. "Saat kejadian, kereta yang melintas telah membunyikan klakson berulang kali, tetapi korban tidak menepi dan akhirnya tertabrak kereta api," ungkapnya.
Saat dievakuasi warga, Darsono menyebut kondisi tubuh korban sudah remuk, hampir seluruh bagian tubuhnya mengalami patah tulang. "Kalau menurut warga, korban sering ke luar rumah, dan pamit ke keluarganya kalau bercocok tanam," imbuhnya.
Baca juga: Ngeri! Detik-detik 2 Bus TNI AL Nyaris Ditabrak Lokomotif saat Terobos Palang Pintu Kereta Api
Tubuh warga Desa Jatiharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, sempat terseret KA Ambarawa Ekspres, hingga sejauh 500 meter. Masinis akhirnya menghentikan laju kereta api, untuk mengevakuasi jenazah korban.
Peristiwa nenek tertabrak kereta api ini, membuat gempar warga Desa Boloh, Kecamatan Toroh, Kabupaten Ambarawa, Jawa Tengah, Rabu (17/5/2023) malam. Saat kejadian, KA Ambarawa Ekspres melaju dari arah timur menuju Semarang.
Baca juga: Serang Kampung Batutambung, Kelompok Pemuda Bersenjata Menyusup di Rombongan Pengantar Jenazah
Jenazah korban tertabrak kereta api tersebut, akhirnya dievakuasi warga. Selang beberapa menit kemudian, tim dari Satreskrim Polres Grobogan tiba di TKP, bersama anggota PMI Kabupaten Grobogan.
"Setelah proses olah TKP selesai dilakukan, jenazah korban tertabrak kereta api tersebut akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kabupaten Grobogan, dan diserahkan langsung ke pihak keluarga," ujar Kapolsek Toroh, AKP Sapto.

Baca juga: Mantan Kades di Bandung Barat Terkapar Bersimbah Darah Dibacok Kawanan Pemabuk
Ketua RT Desa Boloh, Darsono menyebutkan, korban tertabrak kereta api tersebut bukan warga Desa Boloh, tetapi sering terlihat di sekitar perlintasan kereta api. "Saat kejadian, kereta yang melintas telah membunyikan klakson berulang kali, tetapi korban tidak menepi dan akhirnya tertabrak kereta api," ungkapnya.
Saat dievakuasi warga, Darsono menyebut kondisi tubuh korban sudah remuk, hampir seluruh bagian tubuhnya mengalami patah tulang. "Kalau menurut warga, korban sering ke luar rumah, dan pamit ke keluarganya kalau bercocok tanam," imbuhnya.
(eyt)
Lihat Juga :