Konyol! Anggota DPRD Kepri Masuk Daftar Penerima Bansos Kemensos
Rabu, 17 Mei 2023 - 16:14 WIB
loading...
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rudy Chua dan keluarganya masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos) untuk Kota Tanjungpinang, periode Maret 2022. Foto/Antara
A
A
A
TANJUNGPINANG - Rudy Chua, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), kaget namanya masuk dalam daftar penerima bantuan sosial (Bansos) dari Kementrian Sosial (Kemensos). Rudy Chua bersama keluarganya, masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk Kota Tanjungpinang, periode Maret 2022.
Baca juga: Risma Cuci Mobil Dinas, Netizen: Selesaikan Data Orang Miskin yang Masih Acak-acakan
Terbongkarnya nama Rudy Chua masuk dalam DTKS Kemensos tersebut, berawal dari keisengan Rudy Chua mengecek lama DTKS. "Saya iseng cek di laman DTKS. Ternyata kami sekeluarga, masuk DTKS Kemensos," katanya.
Berdasarkan laman Kemensos.go.id, DTKS meliputi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Penerima Bantuan dan Pemberdayaan Sosial serta Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS).
Baca juga: Kisah Mas Karyosudiro, Kerabat Bupati Pacitan yang Tak Mempan Dilukai Senjata Pasukan Pangeran Diponegoro
Ia mengaku sudah menghubungi Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, agar namanya segera dihapus dari daftar DTKS Kemensos, karena data tersebut dijadikan sebagai acuan dalam pemberian bantuan sosial kepada masyarakat dengan ketentuan tertentu.
Baca juga: Risma Cuci Mobil Dinas, Netizen: Selesaikan Data Orang Miskin yang Masih Acak-acakan
Terbongkarnya nama Rudy Chua masuk dalam DTKS Kemensos tersebut, berawal dari keisengan Rudy Chua mengecek lama DTKS. "Saya iseng cek di laman DTKS. Ternyata kami sekeluarga, masuk DTKS Kemensos," katanya.
Berdasarkan laman Kemensos.go.id, DTKS meliputi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Penerima Bantuan dan Pemberdayaan Sosial serta Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS).
Baca juga: Kisah Mas Karyosudiro, Kerabat Bupati Pacitan yang Tak Mempan Dilukai Senjata Pasukan Pangeran Diponegoro
Ia mengaku sudah menghubungi Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, agar namanya segera dihapus dari daftar DTKS Kemensos, karena data tersebut dijadikan sebagai acuan dalam pemberian bantuan sosial kepada masyarakat dengan ketentuan tertentu.
Lihat Juga :