Kapolda DIY Sebut Briptu MK Jalani Demosi di Polsek Girisubo karena Masalah Keluarga
Rabu, 17 Mei 2023 - 15:19 WIB
loading...
Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengungkapkan, Briptu MK yang menjalani demosi atau hukuman di Polsek Girisubo akibat pelanggaran yang sebelumnya dilakukan. Foto dok/SINDOnews
A
A
A
YOGYAKARTA - Kapolda DIY , Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengungkapkan, Briptu MK yang menjalani demosi atau hukuman di Polsek Girisubo akibat pelanggaran yang sebelumnya dilakukan. Karena masalah keluarga, maka MK harus menjalani demosi ke Polsek Girisubo.
Briptu MK sebelumnya bekerja di Dirkrimsus Polda DIY. "Namun karena masalah keluarga maka dia harus menjalani demosi ke Polsek Girisubo. Di Polsek rersebut, dia belum lama bertugas. Dia menjalani demosi karena persiapan keluarga," ujar dia. Baca juga: Juru Parkir Bangga Anaknya Lulus Jadi Polisi, Terharu Dirangkul Kapolda DIY usai Pelantikan
Diketahui, di Polsek Girisubo, MK menembak Aldi Apriyanto (19) pemuda asal Girisubo saat pentas musik. Atas tindakanya, MK ditetapkan sebagai tersangka.Briptu MK kini menjalani proses pemeriksaan dan menjadi tersangka dalam kasus meninggalnya Aldi akibat senjata laras panjang jenis SS.1.
Terkait dengan penggunaan senjata dalam pengamanan, Kapolda menandaskan sebenarnya sudah digelar rutin pelatihan-pelatihan penggunaan senjata. Mereka telah memiliki jadwal rutin latihan tersebut. "Seperti terhadap para Bintara, meskipun mereka sudah lulus pendidikan namun latihan rutin tetap digelar," ungkapnya.
Briptu MK sebelumnya bekerja di Dirkrimsus Polda DIY. "Namun karena masalah keluarga maka dia harus menjalani demosi ke Polsek Girisubo. Di Polsek rersebut, dia belum lama bertugas. Dia menjalani demosi karena persiapan keluarga," ujar dia. Baca juga: Juru Parkir Bangga Anaknya Lulus Jadi Polisi, Terharu Dirangkul Kapolda DIY usai Pelantikan
Diketahui, di Polsek Girisubo, MK menembak Aldi Apriyanto (19) pemuda asal Girisubo saat pentas musik. Atas tindakanya, MK ditetapkan sebagai tersangka.Briptu MK kini menjalani proses pemeriksaan dan menjadi tersangka dalam kasus meninggalnya Aldi akibat senjata laras panjang jenis SS.1.
Terkait dengan penggunaan senjata dalam pengamanan, Kapolda menandaskan sebenarnya sudah digelar rutin pelatihan-pelatihan penggunaan senjata. Mereka telah memiliki jadwal rutin latihan tersebut. "Seperti terhadap para Bintara, meskipun mereka sudah lulus pendidikan namun latihan rutin tetap digelar," ungkapnya.
Lihat Juga :