Gebyar Budaya Batak Semarakkan 20 Years Anniversary Sekolah Global Mandiri
Sabtu, 13 Mei 2023 - 22:29 WIB
loading...
Direktur SGM, Rifa Ariani bersama Ketua Perkumpulan Dian Bangsa Suheriyatmono usai tradisi mangulosi. Foto/Ist
A
A
A
BOGOR - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-20 Sekolah Global Mandiri (SGM) pada 10 Mei 2023 menjadi momen istimewa karena mengambil tema Kebudayaan Batak. Tema tradisi nusantara dalam acara kebersamaan menjadi salah satu ciri khas sekolah.
"Bahwa kami itu mencintai budaya Indonesia. Jadi ketika kita melakukan kegiatan, sering kali bertema salah satu budaya Nusantara, seperti budaya Batak yang kita lakukan untuk perayaan HUT ke-20 Sekolah Global Mandiri sekarang ini. Tahun lalu budaya yang dijadikan tema acara ialah Yogyakarta," kata Direktur SGM, Rifa Ariani usai acara HUT ke- 20 SGM di Perumahan Legenda Wisata Cibubur Jalan Alternatif Trans Yogi Km 6 Cibubur, Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/5/2023).
Baca juga: Biadab! Israel Terus Hancurkan Sekolah-sekolah Palestina
Tema tersebut membuktikan bahwa meskipun di SGM terdapat perbedaan agama, suku, dan adat, hal itu tidak menjadi penghalang sehingga prinsip Bhinneka Tunggal Ika dapat dijunjung tinggi.
Rifa juga mengucapkan banyak terima kasih dan bersyukur kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam membangun dan mengembangkan SGM sehingga dapat berkembang seperti sekarang.
"Pertama-tama sangat bersyukur dan bangga ya, Sekolah Global Mandiri sudah 20 tahun, dari 2003 sampai 2023. Awal mulanya di 2003 tidak terbayangkan, Sekolah Global Mandiri bisa menjadi besar seperti sekarang," kata Rifa.
"Bahwa kami itu mencintai budaya Indonesia. Jadi ketika kita melakukan kegiatan, sering kali bertema salah satu budaya Nusantara, seperti budaya Batak yang kita lakukan untuk perayaan HUT ke-20 Sekolah Global Mandiri sekarang ini. Tahun lalu budaya yang dijadikan tema acara ialah Yogyakarta," kata Direktur SGM, Rifa Ariani usai acara HUT ke- 20 SGM di Perumahan Legenda Wisata Cibubur Jalan Alternatif Trans Yogi Km 6 Cibubur, Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/5/2023).
Baca juga: Biadab! Israel Terus Hancurkan Sekolah-sekolah Palestina
Tema tersebut membuktikan bahwa meskipun di SGM terdapat perbedaan agama, suku, dan adat, hal itu tidak menjadi penghalang sehingga prinsip Bhinneka Tunggal Ika dapat dijunjung tinggi.
Rifa juga mengucapkan banyak terima kasih dan bersyukur kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam membangun dan mengembangkan SGM sehingga dapat berkembang seperti sekarang.
"Pertama-tama sangat bersyukur dan bangga ya, Sekolah Global Mandiri sudah 20 tahun, dari 2003 sampai 2023. Awal mulanya di 2003 tidak terbayangkan, Sekolah Global Mandiri bisa menjadi besar seperti sekarang," kata Rifa.
Lihat Juga :