Cerita Perang Diponegoro dan Pengkhianatan Para Bupati yang Membelot ke Belanda

Jum'at, 12 Mei 2023 - 09:36 WIB
loading...
Cerita Perang Diponegoro...
Dalam Perang Jawa (1825-1830) atau Perang Diponegoro, penguasa wilayah Kabupaten Tulungagung Jawa Timur mengambil sikap mendukung kolonial Belanda. (Ist)
A A A
TULUNGAGUNG - Dalam Perang Jawa (1825-1830) atau Perang Diponegoro , penguasa wilayah Kabupaten Tulungagung Jawa Timur mengambil sikap mendukung kolonial Belanda.

Bupati Tulungagung Raden Tumenggung Pringgokusumo memilih loyal kepada kolonial daripada bertahan setia terhadap garis perjuangan Pangeran Diponegoro.

Seperti yang tertulis dalam buku Antara Lawu dan Wilis (2021). Pringgokusumo yang merupakan Bupati Ngrowo atau Rowo (nama lama Tulungagung) awalnya ikut mendukung Pangeran Diponegoro.

Namun sebelum tahun 1827, lantaran kuatnya tekanan kekuasaan, ia lantas membelot ke Belanda. Begitu juga dengan Bupati Ngrowo Raden Tumenggung Notodiwiryo.

Bedanya, Notodiwiryo sejak berkuasa sudah memutuskan loyal kepada kolonial Belanda. Sikap serupa juga diperlihatkan Bupati Kalangbret (sekarang salah satu kecamatan di Tulungagung).

Selama Perang Jawa berkecamuk, Bupati Kalangbret Kiai Ngabehi Mangundirono juga memihak kolonial Belanda. “Bupati Kalangbret Kiai Ngabehi Mangundirono selama Perang Jawa masih tetap setia kepada pemerintah kolonial,” demikian dikutip dari Antara Lawu dan Wilis (2021).

Tulungagung secara administratif termasuk wilayah kadipaten mancanegara Yogyakarta. Secara geografis posisinya jauh dari ibu kota Kesultanan Yogyakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Jejak Terakhir Pangeran...
Jejak Terakhir Pangeran Diponegoro di Tanah Jawa, Tinggal selama 26 Hari di Jakarta
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
2 Dosen di Jawa Timur...
2 Dosen di Jawa Timur Ajari Ibu Rumah Tangga di Dukuh Setro Buat Minuman Herbal
Kisah Gumbreg, Pasukan...
Kisah Gumbreg, Pasukan Barisan Berani Mati Bung Tomo yang Tembak Pesawat Tempur di Perang November 1945
Survei ARCI: 75,5% Warga...
Survei ARCI: 75,5% Warga Jawa Timur Puas Kebijakan Energi Prabowo–Gibran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Rekomendasi
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved