Dukung Program Eco-Tourism, Beam Mobilty Hadir di Kerobokan Bali
Rabu, 10 Mei 2023 - 22:16 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, setelah meredanya pandemi Covid-19, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali pada Januari 2023 mencapai 331.912. Jumlah ini sangat tinggi jika dibandingkan satu tahun sebelumnya. Hal ini dapat dirasakan di daerah Kerobokan. Baca juga: 5 Destinasi Bulan Madu Romantis, di Karimunjaya Bisa Snorkeling Murah Meriah
Head of Expansion Beam Mobility Indonesia, Valentinus Ricky Sjofyan mengatakan bahwa da uji coba kali ini, pihaknya menghadirkan armada di tiga area destinasi pariwisata di Kerobokan. Yaitu Petitenget, Batu Belig, dan Basangkasa. Nanti akan ada beberapa titik parkir yang tersebar di area ini guna memudahkan pengguna melakukan kegiatannya di sekitar area ini.
"Kami juga melibatkan masyarakat lokal Bali untuk bergabung menjadi bagian dari Beam. Kami memiliki tim yang terlatih secara khusus untuk berpatroli di seluruh area Kerobokan selama 24 jam yang disebut BEAM Rapid Response Ranger. Tim ini akan beranggotakan warga setempat untuk membantu pengguna mengoperasikan armada," ungkapnya.
Terdapat 250 armada yang dihadirkan pada uji coba di daerah Kerobokan. Seluruh armada Beam Mobility, jelas Ricky, dilengkapi dengan fitur teknologi berbasis IoT sehingga setiap kendaraan dapat dipantau real-time. Hal ini memungkinkan Beam untuk menerapkan teknologi keselamatan geofencing.
"Beam Mobility memastikan armadanya dapat diakses oleh penggunanya, setiap armada juga dilengkapi dengan petunjuk penggunaan dan petunjuk keselamatan dalam berkendara," tutupnya.
Head of Expansion Beam Mobility Indonesia, Valentinus Ricky Sjofyan mengatakan bahwa da uji coba kali ini, pihaknya menghadirkan armada di tiga area destinasi pariwisata di Kerobokan. Yaitu Petitenget, Batu Belig, dan Basangkasa. Nanti akan ada beberapa titik parkir yang tersebar di area ini guna memudahkan pengguna melakukan kegiatannya di sekitar area ini.
"Kami juga melibatkan masyarakat lokal Bali untuk bergabung menjadi bagian dari Beam. Kami memiliki tim yang terlatih secara khusus untuk berpatroli di seluruh area Kerobokan selama 24 jam yang disebut BEAM Rapid Response Ranger. Tim ini akan beranggotakan warga setempat untuk membantu pengguna mengoperasikan armada," ungkapnya.
Terdapat 250 armada yang dihadirkan pada uji coba di daerah Kerobokan. Seluruh armada Beam Mobility, jelas Ricky, dilengkapi dengan fitur teknologi berbasis IoT sehingga setiap kendaraan dapat dipantau real-time. Hal ini memungkinkan Beam untuk menerapkan teknologi keselamatan geofencing.
"Beam Mobility memastikan armadanya dapat diakses oleh penggunanya, setiap armada juga dilengkapi dengan petunjuk penggunaan dan petunjuk keselamatan dalam berkendara," tutupnya.
(don)
Lihat Juga :