Praktik Tidur Bareng Bos Perusahaan Sudah Berlangsung Lama, Dulu Modus Ngajak ke Puncak

Minggu, 07 Mei 2023 - 13:24 WIB
loading...
Praktik Tidur Bareng...
AD (24) karyawati salah satu perusahaan di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi mengaku trauma setelah diajak staycation oleh atasannya. Foto/Ade Suhardi
A A A
BEKASI - Kasus perusahaan di Cikarang yang viral mensyarakatkan karyawan untuk staycation atau tidur bersama terlebih dahulu sebagai syarat perpanjangan kontrak ramai belakangan ini. Ternyata, kasus serupa sudah berlansung lama.

Koordinator Nasional Posko Orange, Deputi Bidang Hukum Exco Pusat Partai Buruh Anwar mengatakan, pola praktik serupa sudah terjadi lama. Hal ini diketahuinya saat menjadi Pimpinan Cabang sebagai Serikat Pekerja.

Baca juga: Kasus Perusahaan Syaratkan Karyawati Tidur Bareng Bos, DPRD Bekasi: Jangan Takut, Laporkan!

”Memang itu kasus yang jadi bola salju ini, praktiknya boleh dibilang sudah cukup lama indikasinya. Karena memang dulu pun saat saya masih sebagai karyawan di salah satu perusahaan di Bogor, praktik seperti ini itu ada,” kata Anwar saat dihubungi, Minggu (7/5/2023).

Oknum pelaku, kata dia, mengincar kelemahan pekerja-pekerja wanita, apalagi mereka yang sangat-sangat membutuhkan pekerjaan. Berbeda dengan pola 'staycation' sekarang, pola yang digunakan perusahaan dulu ialah memilih karyawan yang bisa di ajak ke puncak.

Baca juga: Viral Perusahaan di Cikarang Syaratkan Karyawati Tidur Bareng untuk Perpanjang Kontrak, Warganet: Mengerikan!

”Ini indikasi saja, karena kalau di Bekasi itu kan staycation ya, kalau di bogor dulu, tahun 2000 bukan staycation tapi pekerja yang bisa di ajak ke puncak gitu. Kita sempat menginvestigasi itu, dan menemukan beberapa bukti ada keterlibatan pekerjanya,” sambungnya.

Ia memastikan serikat pekerja buruh akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Pasalnya, dia mengatakan ada beberapa korban yang pada akhirnya berani melaporkan kasus ini ke pihaknya setelah viral beberapa waktu lalu.

”Kita tidak bisa menyampaikan secara vulgar ya, karena ini menyangkut rahasia pribadi, tapi pada umumnya karena memang kebetulan ini juga ada anggota kami yang menjadi korban dan indikasinya tidak satu dua nah ini kita akan lakukan pendampingan,” tutupnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Rekomendasi
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dokter Tifa Didampingi...
Dokter Tifa Didampingi Refly Harun Masuk Ruang Tahanan Polda Metro Jaya, Langsung Ditahan?
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Berita Terkini
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Ditpolairud Polda Metro...
Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Kursi Roda bagi Warga Pesisir Cilincing
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Infografis
AS Sudah Tak Sanggup...
AS Sudah Tak Sanggup Pasok Rudal Patriot ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved