Kunjungan ke Sidoarjo, Menteri Hadi Optimistis PTSL Tingkatkan Perekonomian Masyarakat
Sabtu, 06 Mei 2023 - 06:19 WIB
loading...
Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto saat kunjungan kerja ke Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat 5 Mei 2023. (Ist)
A
A
A
SIDOARJO - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diyakini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang-Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto.
Menteri Hadi mengungkapkan, program PTSL telah memberikan nilai tambah ekonomi sebesar Rp5.219 triliun kepada perekonomian Indonesia.
Pandangan tersebut disampaikannya saat menyerahkan sertifikat aset Barang Milik Daerah (BMD) dan Barang Milik Negara (BMN), sertifikat aset PT PLN (Persero), sertifikat tanah wakaf, serta sertifikat untuk rumah ibadah di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat 5 Mei 2023.
"Sejak tahun 2017 sampai 2023 ini, PTSL telah memberikan nilai ekonomi sebanyak Rp5.219 triliun. Artinya, ini adalah indikasi perekonomian rakyat sedang berkembang," ucap Hadi Tjahjanto dalam sambutannya.
Lebih lanjut Menteri Hadi menyampaikan, di antara nilai tambah itu, Kabupaten Sidoarjo berkontribusi sebesar Rp160 miliar yang diperoleh dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan Hak Tanggungan sejak tahun 2020.
Menteri Hadi mengungkapkan, program PTSL telah memberikan nilai tambah ekonomi sebesar Rp5.219 triliun kepada perekonomian Indonesia.
Pandangan tersebut disampaikannya saat menyerahkan sertifikat aset Barang Milik Daerah (BMD) dan Barang Milik Negara (BMN), sertifikat aset PT PLN (Persero), sertifikat tanah wakaf, serta sertifikat untuk rumah ibadah di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat 5 Mei 2023.
"Sejak tahun 2017 sampai 2023 ini, PTSL telah memberikan nilai ekonomi sebanyak Rp5.219 triliun. Artinya, ini adalah indikasi perekonomian rakyat sedang berkembang," ucap Hadi Tjahjanto dalam sambutannya.
Lebih lanjut Menteri Hadi menyampaikan, di antara nilai tambah itu, Kabupaten Sidoarjo berkontribusi sebesar Rp160 miliar yang diperoleh dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan Hak Tanggungan sejak tahun 2020.
Lihat Juga :