Wasekjen MUI Pertanyakan Kematian Mendadak Pelaku Penembakan
Kamis, 04 Mei 2023 - 19:05 WIB
loading...
Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hukum dan HAM, Ikhsan Abdullah. Foto/MPI/Widya Michella
A
A
A
JAKARTA - Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hukum dan HAM Ikhsan Abdullah mempertanyakan kematian Mustopa NR pelaku penembakan Kantor MUI . Karena saat diserahkan ke kepolisian, pelaku masih dalam keadaan hidup dan sehat.
"Ada tujuh saksi yang diperiksa dan mereka menyatakan Mustopa itu masih hidup dan sehat ketika ditangkap" kata Ikhsan kepada wartawan di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Kamis (4/5/2023).
"Itu yang mati siapa? Bapak Mustofa atau siapa? karena waktu dari sini masih masuk masih hidup," sambungnya.
Hal inlah yang membuat MUI membentuk tim investigasi untuk mendalami kasus penembakan tersebut. Tim investigasi ini berjumlah sembilan orang.
"Walaupun menjadi tanggung jawab polisi peristiwa pidana seperti ini. Namun secara internal juga harus mempunyai pegangan dibentuk tim investigasi," ujarnya.
Tim tersebut diketuai oleh Prof. Dr. H. Noor Achmad yang didampingi dengan wakil ketua Asrorun Niam Sholeh. Tim berjumlah 9 orang itu juga turut beranggotakan KH. Cholil Nafis hingga Jubir Wapres Masduki Baidlowi.
"Sebagai pengarah semua waketum mulai dari KH Marsudi Syuhud, Anwar Abbas, Buya Basri, jumlah total 9 orang," tuturnya. Tim tersebut, lanjutnya, turut bekerja sama dengan kepolisian guna mengungkap motif penembakan tersebut.
"Ada tujuh saksi yang diperiksa dan mereka menyatakan Mustopa itu masih hidup dan sehat ketika ditangkap" kata Ikhsan kepada wartawan di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Kamis (4/5/2023).
"Itu yang mati siapa? Bapak Mustofa atau siapa? karena waktu dari sini masih masuk masih hidup," sambungnya.
Hal inlah yang membuat MUI membentuk tim investigasi untuk mendalami kasus penembakan tersebut. Tim investigasi ini berjumlah sembilan orang.
"Walaupun menjadi tanggung jawab polisi peristiwa pidana seperti ini. Namun secara internal juga harus mempunyai pegangan dibentuk tim investigasi," ujarnya.
Tim tersebut diketuai oleh Prof. Dr. H. Noor Achmad yang didampingi dengan wakil ketua Asrorun Niam Sholeh. Tim berjumlah 9 orang itu juga turut beranggotakan KH. Cholil Nafis hingga Jubir Wapres Masduki Baidlowi.
"Sebagai pengarah semua waketum mulai dari KH Marsudi Syuhud, Anwar Abbas, Buya Basri, jumlah total 9 orang," tuturnya. Tim tersebut, lanjutnya, turut bekerja sama dengan kepolisian guna mengungkap motif penembakan tersebut.
Lihat Juga :