Penertiban PKL di Pasar Anyar Kota Tangerang Ricuh

Rabu, 03 Mei 2023 - 20:22 WIB
loading...
Penertiban PKL di Pasar...
Penertiban PKL di Pasar Anyar, Kota Tangerang, ricuh. Bahkan beredar video personel Satpol PP bertindak kasar kepada pedagang saat melakukan penertiban. Foto: Ist
A A A
TANGERANG - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Anyar, Kota Tangerang, ricuh. Bahkan beredar video personel Satpol PP bertindak kasar kepada pedagang saat melakukan penertiban.

Dalam video 1 menit 34 detik yang dilihat MNC Portal, terlihat kerusuhan pecah antara Satpol PP dengan pedagang. Suasana di lokasi memanas dan terdengar teriak-teriakan.

Baca Juga: Dikuasai PKL dan Ojek, Turunan Herman Susilo Diubah Jadi Titik Nol Ciganjur

Dalam video yang viral tampak seorang personel Satpol PP menarik pedagang hingga terjatuh. Si pedagang tersebut tidak berdaya untuk melakukan perlawanan saat ditarik.

Penertiban PKL di Pasar Anyar Kota Tangerang Ricuh


Salah satu pedagang berinisial A mengatakan, kejadian itu berlansung ketika Satpol PP yang hendak menertibkan barang-barang mereka.

"Pedagang bukan menolak (ditertibkan). Kalau ditertibkan ya tertibkan saja, kan gitu. Yang bikin kesel ya meja diangkut," ujarnya saat ditemui MNC Portal, Rabu, (3/5/2023).

Saat itu, kata A, pedagang hanya mencoba mempertahankan barang-barang mereka yang hendak diangkut oleh Satpol PP. Namun Satpol PP malah bertindak anarkis.

"Seharusnya kan diturunkan (barang-barang pedagang yang diangkut), ini enggak. Kita coba pertahankan barang, makanya emosi," ucapnya.

Penertiban PKL di Pasar Anyar Kota Tangerang Ricuh


Menurut A, banyak pedagang menjadi korban saat penertiban itu. Salah satunya temannya. "Teman saya itu yang dibanting," katanya.

A juga mengaku menjadi korban. Saat itu dia hendak meredam kerusuhan, namun malah dipukul dari belakang oleh Satpol PP. Dalam kerusuhan itu juga terlihat ada aparat kepolisian dan TNI. Namun tidak bisa berbuat banyak.

A heran dengan penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP tersebut. Sebab sebelumnya sudah ada kesepakatan antara Pemerintah Kota Tangerang dengan para pedagang untuk bisa menggelar lapak di lokasi.

"Tadinya kan sepakat dua meter setengah atau tiga meter setengah kita ambil. Di sana kan digaris, ya kok kenapa tadinya disetujui malah terjadi kayak gini (penertiban)," tandasnya.

Pemkot Tangerang sudah pernah menawarkan lokasi baru. Namun, menurut A, lokasi yang ditawarkan tidak strategis.

MNC Portal telah mengonfirmasi Kepala Satpol PP Kota Tangerang Wawan Fauzi terkait video yang viral ini. Saat dihubungi lewat telepon dan pesan singkat, Wawan belum merespons.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
KPK Panggil Kepala Satpol...
KPK Panggil Kepala Satpol PP Cilacap terkait Kasus Pemerasan Bupati Syamsul Aulia Rachman
Lengkap! Daftar SD dan...
Lengkap! Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di Kota Tangerang untuk SPMB 2026
Rekomendasi
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved