Covid-19 Kembali Melonjak Usai Libur Lebaran, Dinkes DKI: Tidak Perlu Panik

Sabtu, 29 April 2023 - 09:56 WIB
loading...
Covid-19 Kembali Melonjak...
Dinkes DKI Jakarta memastikan Covid-19 di Ibu Kota pascalibur Lebaran 2023 masih sangat terkendali, meski jumlah kasus di Indonesia kembali tembus 2.000. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memastikan Covid-19 di Ibu Kota pascalibur Lebaran 2023 masih sangat terkendali. Meski jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kembali tembus 2.000, Dinkes mengimbau masyarakat tidak perlu panik.

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan masyarakat tidak perlu panik meski saat ini varian Covid-19 bervariasi. Sebab, semua varian baru Covid-19 masih keluarga Omicron.

Baca Juga: Pemerintah Didorong Galakkan Lagi Vaksinasi Covid-19

"Apapun variannya, tidak perlu panik. Semua masih keluarga omicron dan belum ada tanda kuat menyebabkan keparahan gejala yang masif," ujarnya, Sabtu (29/4/2023).

Diketahui, kasus Covid-19 di Indonesia pada Jumat (28/4/2023) bertambah 2.067. DKI Jakarta menjadi penyumbang terbanyak kasus Covid-19, yakni 656 kasus.

Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Indonesia hingga saat ini mencapai 6.771.072 terhitung sejak kasus pertama 2 Maret 2020. Dari jumlah itu, saat ini tercatat sebanyak 11.849 kasus aktif atau masih menjalani perawatan/isolasi.

Baca Juga: 4 Penyakit yang Mengintai Anak setelah Lebaran, dari Campak hingga Covid-19

Penambahan jumlah kasus Covid-19 pada Jumat kemarin tersebut merupakan tertinggi sejak 15 Desember 2022. Sebelum Lebaran rata-rata jumlah kasus Covid-19 masih di bawah 2.000.

Jumlah kasus tersebut merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 21,862 spesimen. Pemeriksaan dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Berita Terkini
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Infografis
Pandemi Covid-19 Usai,...
Pandemi Covid-19 Usai, Kini Muncul Virus Nipah yang Mematikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved