Fenomena Pendatang Baru Usai Lebaran, Anggota DPRD DKI Kenneth: Pemprov DKI Harus Tegas
Selasa, 25 April 2023 - 08:14 WIB
loading...
Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth mendukung langkah Pemprov DKI menggelar Operasi Yustisi bagi pendatang baru usai Lebaran. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar Operasi Yustisi bagi pendatang baru saat musim arus balik mudik Lebaran 2023 . Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta meminta para pendatang baru untuk melapor kepada pengurus RT atau RW setempat.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, mendukung langkah Pemprov DKI menggelar Operasi Yustisi bagi pendatang baru. Hal itu dilakukan agar lebih terdata dalam mengatasi lonjakan jumlah penduduk. Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga, Bekasi Tingkatkan Operasi Yustisi
"Memang harus dilakukan Operasi Yustisi agar para pendatang baru di Jakarta lebih terdata. Lalu juga mengantisipasi sekaligus mengatasi adanya lonjakan jumlah penduduk usai mudik Lebaran 2023," kata Kenneth dalam keterangannya, Selasa (25/4/2023).
Namun, pria yang akrab disapa Kent itu berpendapar, alangkah baiknya para pemudik yang tinggal di Jakarta juga tidak membawa sanak saudara dari kampung halaman. Apalagi tidak mempunyai keahlian untuk bekerja di Jakarta.
"Harus dipikirkan matang-matang jika ingin datang ke Jakarta. Jangan sampai tiba di Jakarta tidak mempunyai keahlian hingga akhirnya menganggur, jangan nantinya akan menjadi PMKS. Tentunya sangat berkaitan dengan tempat hunian, lapangan kerja, dan lapangan usaha," beber Kent.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, mendukung langkah Pemprov DKI menggelar Operasi Yustisi bagi pendatang baru. Hal itu dilakukan agar lebih terdata dalam mengatasi lonjakan jumlah penduduk. Baca juga: Antisipasi Gelombang Ketiga, Bekasi Tingkatkan Operasi Yustisi
"Memang harus dilakukan Operasi Yustisi agar para pendatang baru di Jakarta lebih terdata. Lalu juga mengantisipasi sekaligus mengatasi adanya lonjakan jumlah penduduk usai mudik Lebaran 2023," kata Kenneth dalam keterangannya, Selasa (25/4/2023).
Namun, pria yang akrab disapa Kent itu berpendapar, alangkah baiknya para pemudik yang tinggal di Jakarta juga tidak membawa sanak saudara dari kampung halaman. Apalagi tidak mempunyai keahlian untuk bekerja di Jakarta.
"Harus dipikirkan matang-matang jika ingin datang ke Jakarta. Jangan sampai tiba di Jakarta tidak mempunyai keahlian hingga akhirnya menganggur, jangan nantinya akan menjadi PMKS. Tentunya sangat berkaitan dengan tempat hunian, lapangan kerja, dan lapangan usaha," beber Kent.
Lihat Juga :