Gerhana Matahari Hibrida Disambut Antusias Warga Jakarta dari Taman Ismail Marzuki
Kamis, 20 April 2023 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Disediakan 13 teleskop yang telah dilengkapi oleh filter matahari dan dapat digunakan untuk mengamati fenomena gerhana.
Selain itu, pengunjung juga bisa menonton hasil pengamatan Gerhana Matahari Total yang disiarkan langsung oleh tim Ekspedisi Gerhana Matahari Hibrida UP PKJ TIM dari wilayah Biak, Papua.
Menurut BMKG, Gerhana Matahari Hibrida merupakan fenomena alam yang terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi, tepat segaris. Dengan begitu di tempat tertentu terjadi peristiwa piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil daripada piringan matahari.
Dari sebagian wilayah bumi tampak sebagai Gerhana Matahari Total, tetapi di sebagian wilayah lain tampak sebagai Gerhana Matahari Cincin.
"Terjadinya Gerhana Matahari Hibrida disebabkan oleh berubahnya jarak antara permukaan bumi yang melengkung dengan bulan sebagai objek yang menghalangi matahari saat Gerhana Matahari," ujar Peneliti Ahli Madya, Pusat Riset Antariksa BRIN, Johan Muhammad.
Selain itu, pengunjung juga bisa menonton hasil pengamatan Gerhana Matahari Total yang disiarkan langsung oleh tim Ekspedisi Gerhana Matahari Hibrida UP PKJ TIM dari wilayah Biak, Papua.
Menurut BMKG, Gerhana Matahari Hibrida merupakan fenomena alam yang terjadi ketika matahari, bulan, dan bumi, tepat segaris. Dengan begitu di tempat tertentu terjadi peristiwa piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil daripada piringan matahari.
Dari sebagian wilayah bumi tampak sebagai Gerhana Matahari Total, tetapi di sebagian wilayah lain tampak sebagai Gerhana Matahari Cincin.
"Terjadinya Gerhana Matahari Hibrida disebabkan oleh berubahnya jarak antara permukaan bumi yang melengkung dengan bulan sebagai objek yang menghalangi matahari saat Gerhana Matahari," ujar Peneliti Ahli Madya, Pusat Riset Antariksa BRIN, Johan Muhammad.
(thm)
Lihat Juga :