Disdik Makassar Diminta Data Siswa yang Tak Tertampung Sekolah Negeri

Senin, 20 Juli 2020 - 18:50 WIB
loading...
Disdik Makassar Diminta...
Orang tua siswa saat menemani anaknya untuk mengikuti Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Foto: Sindonews/Maman Sukirman
A A A
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar mendesak pemerintah kota alias pemkot melalui dinas pendidikan (disdik) untuk mendata siswa yang tidak tertampung sekolah negeri. Langkah ini penting lantaran berpotensi menjadi masalah baru pada kemudian hari. Berdasarkan data Disdik Makassar, masih ada sekitar 1.400 siswa yang tidak ter-cover sekolah pada tahun ini.

Anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Makassar, Yeni Rahman, menjelaskan mereka yang tidak tertampung di sekolah negeri itu mesti dicarikan solusi. Toh, pemerintah harus mengupayakan hak pendidikan setiap anak.

"Ini jadi tantangan, memastikan semua anak dapat sekolah. Makanya perlu ada pendataan mereka yang tidak dapat (sekolah). Jangan sampai ini justru jadi masalah di kemudian hari," ujar legislator dari Fraksi PKS ini, Senin (20/7/2020).

Baca Juga: PPDB Berakhir, Dewan Minta Siswa Yang Tak Dapat Kuota Diakomodir

Ia menyebut persoalan pendataan itu tidak akan sulit. Toh, bisa merujuk pada data PPDB yang belum lama ini diselenggarakan. Pemerintah, lanjutnya, juga harus lebih peka melihat persoalan ini. Tak sedikit warga yang sangat berharap anaknya duduk di sekolah negeri lantaran tak punya cukup uang bila harus menyekolahkan anaknya di sekolah swasta.

Bila sang anak kemudian akhirnya terpaksa putus sekolah, Yeni menyebut hal itu bisa memicu persoalan baru. Tidak sedikit dari mereka yang terjerumus melakukan hal-hal yang menjurus ke arah kriminal.

"Banyak persoalan yang timbul kalau kita kroscek ke belakang ini karena mental anak-anak. Adanya tawuran di mana-mana, adanya perang di mana-mana karena apa, tidak diatasi dari awal. Jadi inilah salah satu langkah awal itu," ucap Yeni.

Baca Juga: Dewan Makassar Usul PPDB Jalur Zonasi Diperpanjang

Anggota Komisi D DPRD Makassar lainnya, Irmawati Sila, berpendapat serupa. Banyaknya siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri menjadi masalah klasik. "Jadi ini menjadi PR pemerintah kota untuk mengakomodir siswa yang tidak mendapat kuota sekolah," katanya.

Ia mendesak pemerintah menyelesaikan hal ini secepatnya. Jika tidak, wajib belajar sembilan tahun akan sulit tercapai jika kota Makassar masih memiliki problematika ini.

"Saya sempat mendapat laporan dari media bahwa masih ada ribuan siswa yang tidak bisa sekolah. Itu karena ketimpangan jumlah siswa dan sekolah," tandasnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Ombudsman Ultimatum...
Ombudsman Ultimatum SMAN 1 Rangkasbitung terkait SPMB
Protes Emak-emak di...
Protes Emak-emak di Lebak soal SPMB SMAN 1 Rangkasbitung
Penerimaan Siswa SDN-SMPN...
Penerimaan Siswa SDN-SMPN di Tangsel Pakai Sistem Online
Begini Cara Pemerintah...
Begini Cara Pemerintah Cegah Praktik Jual Beli Kursi di SPMB 2026
Jadwal SPMB Jakarta...
Jadwal SPMB Jakarta 2026, Ini Lini Masa Pendaftaran SD, SMP, SMA, dan SMK
SPMB Jatim 2026 Dibuka,...
SPMB Jatim 2026 Dibuka, Simak Jalur, Kuota, dan Jadwal Lengkap SMA-SMK Negeri
Rekomendasi
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved