Sekelompok Pemuda Mabuk Panah Warga di Tamalanrea Makassar
Senin, 20 Juli 2020 - 17:47 WIB
loading...
Tiga dari enam pemuda mabuk yang diduga terlibat aksi penyerangan seorang warga di Tamalanrea Kota Makassar. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Sekelompok pemuda mabuk mendadak melakukan penyerangan kepada seorang warga di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar pada Minggu (19/7/2020) kemarin. Aksi itu berlangsung cepat, dimana pelaku ditaksir berjumlah enam orang mengendarai sepeda motor. Salah seorang pelaku melepaskan panah dengan mengenai tangan korban.
Kepala Unit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhalis Hairuddin, mengatakan dalam peristiwa tersebut korban bernama Rudi (38) mengalami luka di telapak tangan kirinya. Beruntung warga lain yang menyaksikan penyerangan itu bergerak cepat membawa korban ke rumah sakit dan melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian.
Baca Juga: Tawuran di Tol Makassar, Warga Saling Serang Pakai Panah dan Petasan
"Anggota kemudian menindaklanjuti laporan warga, dari hasil keterangan para pelaku berjumlah enam orang berboncengan tiga menggunakan sepeda motor. Korban ini berdiri di pinggir jalan, kebetulan warga sekitar, tidak ada masalah sebelumnya," ungkap Muhalis, Senin (20/7/2020).
Petugas yang masih di lokasi saat itu, lanjut Muhalis, mendapati terduga para pelaku kembali melintas dengan kecepatan tinggi. Polisi lantas memburu sekelompok pemuda terrsebut.
Kepala Unit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhalis Hairuddin, mengatakan dalam peristiwa tersebut korban bernama Rudi (38) mengalami luka di telapak tangan kirinya. Beruntung warga lain yang menyaksikan penyerangan itu bergerak cepat membawa korban ke rumah sakit dan melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian.
Baca Juga: Tawuran di Tol Makassar, Warga Saling Serang Pakai Panah dan Petasan
"Anggota kemudian menindaklanjuti laporan warga, dari hasil keterangan para pelaku berjumlah enam orang berboncengan tiga menggunakan sepeda motor. Korban ini berdiri di pinggir jalan, kebetulan warga sekitar, tidak ada masalah sebelumnya," ungkap Muhalis, Senin (20/7/2020).
Petugas yang masih di lokasi saat itu, lanjut Muhalis, mendapati terduga para pelaku kembali melintas dengan kecepatan tinggi. Polisi lantas memburu sekelompok pemuda terrsebut.
Lihat Juga :