Harga Bawang Putih Meroket, Permainan Kuota Impor Masih Berjalan?

Kamis, 13 April 2023 - 21:14 WIB
loading...
Harga Bawang Putih Meroket,...
Menjelang Lebaran 2023, harga kebutuhan bahan pokok di berbagai pasar mulai naik, salah satunya bawang putih yang tembus Rp40.000 per kg hingga Rp60.000 per kg. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menjelang Lebaran 2023, harga kebutuhan bahan pokok di berbagai pasar mulai naik, salah satunya bawang putih yang tembus Rp40.000 per kg hingga Rp60.000 per kg. Kenaikan harga itu menjadi polemik di masyarakat, bahkan diduga ada monopoli hingga permainan kuota importasi bawang putih .

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) telah melaporkan dugaan korupsi impor bawang putih ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Koordinator MAKI Boyamin Saiman, hingga saat ini belum ada tindak lanjut laporan terkait impor bawang putih.

Terkait kuota impor bawang putih, disinyalir ada oknum yang terang-terangan menitipkan harga per kg. "Kalau soal pungutan liar dulu memang ada Rp1.500 dan Rp500, karena di dua oknum jadi Rp2.000. Kalau sekarang bisa saja naik namanya juga kebutuhan," ujar Boyamin, Kamis (13/4/2023).
Baca juga: Dapat Keluhan Impor dari Petani Bawang, Jokowi Langsung Telepon Mendag

"Di KPK sudah laporan lama, namun tidak diproses-proses akhirnya mangkrak seperti ini. KPK lebih asyik dengan OTT receh, padahal kalau bawang putih ini pasti nilainya triliunan dan menyangkut hajat hidup orang banyak. Semestinya rakyat mendapat harga lebih murah karena tidak ada lagi titipan harga oleh oknum pejabat," sambungnya.

Direktur Ekonomi, Kedeputian, dan Advokasi KPPU Mulyawan Ramanggala mengatakan, masih mendalami dugaan monopoli dan permainan kuota impor bawang putih. KPPU di berbagai daerah terus mengecek ke lapangan untuk memonitor lonjakan harga bawang putih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Rekomendasi
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
Berita Terkini
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Infografis
Harga Beras Meroket,...
Harga Beras Meroket, Berpotensi Munculkan Kaum Miskin Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved