Masjid Diharapkan Jadi Tempat Pengembangan Masyarakat Ekonomi Syariah
Kamis, 13 April 2023 - 08:07 WIB
loading...
Ketua Umum Yayasan Masjid Al Mukarromah, Ramdansyah (tengah peci merah), dalam dialog kewirausahaan Pekan Ramadan, di Koja, Jakarta Utara, Rabu 12 April 2023. Foto/Istimewa
A
A
A
BOGOR - Adanya masjid diharapkan menjadi tempat pengembangan masyarakat ekonomi syariah. Mengingat potensi masjid punya banyak sisi untuk bisa dikembangkan sebagai pemberdayaan umat.
Pandangan ini disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan Masjid Al Mukarromah, Ramdansyah, dalam dialog kewirausahaan Pekan Ramadan, di Koja, Jakarta Utara, Rabu 12 April 2023.
"Potensi Masjid sebagai tempat pemberdayaan ekonomi umat belum maksimal selama ini dilakukan oleh seluruh stakeholder. Untuk itu, diperlukan model bisnis yang mendorong jemaah untuk terlibat secara langsung di dalamnya," kata Ramdansyah dalam keterangannya, Kamis (13/4/2023).
Mantan Ketua Panwaslu Jakarta ini menyebutkan, sejumlah strategi yang bisa dilakukan yakni pengembangan akses modal bagi para pedagang kecil. Menurutnya, akses modal ini menjadikan para jemaah mesjid sebagai rantai ekonomi khususnya dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.
"Dari pedagang, konsumen, pemilik usaha, itu terintegerasi yakni jemaah masjid," ucapnya.
Menurutnya, adanya pemahaman yang menilai masjid tidak tepat untuk dijadikan pusat aktifitas ekonomi perlu didobrak. Kata dia, masjid harus dipandang sebagai tempat strategis untuk pembangunan dan pemberdayaan umat, salah satunya dalam sektor ekonomi.
Oleh karena itu, Ramdansyah mengungkapkan, sedari dulu pihaknya selalu memberikan kesempatan kepada kalangan perorangan hingga lembaga, untuk memanfaatkan masjid dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
Pandangan ini disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan Masjid Al Mukarromah, Ramdansyah, dalam dialog kewirausahaan Pekan Ramadan, di Koja, Jakarta Utara, Rabu 12 April 2023.
"Potensi Masjid sebagai tempat pemberdayaan ekonomi umat belum maksimal selama ini dilakukan oleh seluruh stakeholder. Untuk itu, diperlukan model bisnis yang mendorong jemaah untuk terlibat secara langsung di dalamnya," kata Ramdansyah dalam keterangannya, Kamis (13/4/2023).
Mantan Ketua Panwaslu Jakarta ini menyebutkan, sejumlah strategi yang bisa dilakukan yakni pengembangan akses modal bagi para pedagang kecil. Menurutnya, akses modal ini menjadikan para jemaah mesjid sebagai rantai ekonomi khususnya dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.
"Dari pedagang, konsumen, pemilik usaha, itu terintegerasi yakni jemaah masjid," ucapnya.
Menurutnya, adanya pemahaman yang menilai masjid tidak tepat untuk dijadikan pusat aktifitas ekonomi perlu didobrak. Kata dia, masjid harus dipandang sebagai tempat strategis untuk pembangunan dan pemberdayaan umat, salah satunya dalam sektor ekonomi.
Oleh karena itu, Ramdansyah mengungkapkan, sedari dulu pihaknya selalu memberikan kesempatan kepada kalangan perorangan hingga lembaga, untuk memanfaatkan masjid dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
Lihat Juga :