Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet

Sabtu, 08 April 2023 - 17:17 WIB
loading...
Antisipasi Hoaks dengan...
Obral Obrol Literasi Digital (OOTD) Ngabuburit dengan tema Pintar Cek Fakta dan Berita. (Ist)
A A A
BANTEN - Jumlah informasi yang beredar di internet semakin tidak terbendung. Dengan penetrasi internet yang mencapai 78%, pengguna internet di Indonesia telah menembus angka 215 juta orang.

Survei Kominfo dan Katadata Insight Center (2021) menemukan 73% responden menjadikan media sosial sebagai sumber informasi. Dengan latar belakang tersebut, maka diperlukan suatu upaya untuk memilah fakta dan berita yang beredar di internet.

Sejalan dengan itu, dalam memperingati Hari Internasional Fact-Checking, Kominfo Bersama GNLD Siberkreasi mengadakan kegiatan Obral Obrol Literasi Digital (OOTD) Ngabuburit dengan tema “Pintar Cek Fakta dan Berita” pada Kamis, 6 April 2023.

Dalam mengantisipasi penyebaran berita hoaks, Syarief Ramaputra selaku Pemeriksa Fakta Senior MAFINDO menjelaskan pengguna media sosial harus memiliki kemampuan menyaring dan memverifikasi informasi. Perseberan hoaks menjadi masalah serius, terutama di masa Pandemi Covid-19.

“Orang itu lebih cenderung percaya hoaks jika memang informasinya itu sesuai dengan opini yang dimiliki atau diyakini,” ujarnya.

Selain itu, ada fenomena gelembung informasi karena basis algoritma tertentu. Fenomena ini hanya memungkinkan informasi yang diterima seseorang hanya sesuai pada minatnya saja. Sebuah hoaks informasi yang secara terus menerus tampil dapat berpotensi dipercayai oleh banyak orang. Hal ini yang disebut dengan fenomena post truth.

Perkembangan artificial intelligence menjadi momok tersendiri dalam penipuan di internet. Teknologi AI dapat mengubah wajah seseorang mirip seperti aslinya. Teknologi ini sebenarnya menurut Syarief sudah digunakan sebelumnya dalam pembuatan film. Tetapi, potensi negatifnya juga tidak ikut sirna.

Karissa Sjawaldy sebagai Manajer Kebijakan Publik Meta Indonesia mengungkapkan Facebook sendiri mempunyai mekanisme moderasi konten negatif, hoaks, atau misinformasi. Facebook akan menghapus konten yang membahayakan atau yang berisi unsur kekarasan.

Kedua, mengurangi distribusi informasi di newsfeed misalnya informasi yang salah dan keliru. Ketiga, memberikan tanda untuk konten yang sudah diverifikasi.

Dari sisi pengguna, Karissa membagikan tips agar tidak ikut menyebarkan berita hoaks atau misinformasi. Pertama, cek kembali kebenaran informasi dari sumber yang terpercaya.

Kedua, cek judul berita yang bombastis dan tautan dari berita. Ketiga, cek foto atau video yang sudah termanipulasi. Keempat, cek tanggal pemberitaan sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.

Karissa kemudian menjelaskan pengguna Facebook dapat melaporkan suatu informasi sebagai hoaks. Laporan dari pengguna ini nantinya akan dicek ulang oleh pihak Facebook. Sedangkan WhatsApp sendiri tidak bisa melakukan laporan ini, maka pengguna diharapkan dapat menyaring secara mandiri.

Sebagai Executive Producer BuddyKu, Gambon Nugroho mengatakan Buddyku hadir sebagai platform mendapatkan informasi berita untuk berkarya, berinovasi, dan menjadi produktif bersama.

Sebagai media yang nemproduksi berita, Gambon menyebutkan BuddyKu menerapkan prinsip jurnalistik dasar yang di dalamnya ada proses verifikasi fakta.

“Kita riset materi dari segala macam sumber kita dapatkan mau primer atau sekunder itu kita akan verifikasi,” ucapnya.

Untuk bisa terus mendapatkan informasi ter-up to date mengenai kegiatan Zoom Bareng dan kegiatan seru lainnya follow media sosial Literasi Digital Kominfo.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Wonosobo, Jawa...
Dari Wonosobo, Jawa Tengah Nyatakan Perang Melawan Hoaks
BMKG Tegaskan Kabar...
BMKG Tegaskan Kabar Prediksi Gempa Megathrust Besar Tahun 2026 Hoaks
Isu Sawit Mengemuka...
Isu Sawit Mengemuka di USU, Mahasiswa Diminta Lawan Hoaks dengan Riset
Viral Tambang Meledak...
Viral Tambang Meledak di Bogor, PT Antam: Dokumentasi Penanganan Kondisi Teknis
Ada Badai Ekstrem saat...
Ada Badai Ekstrem saat Malam Tahun Baru? BMKG: Hoaks
Sahabat Polisi Bakal...
Sahabat Polisi Bakal Laporkan Pemilik Akun Pembuat Hoaks Penggelapan Barang Bukti di Polres Tangsel
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Hadapi Dampak Negatif...
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, Perlu Literasi dan Aturan yang Relevan
Rekomendasi
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved