Beredar Surat Ormas Minta THR di Kebayoran Lama, Begini Kata Polisi

Sabtu, 08 April 2023 - 11:16 WIB
loading...
Beredar Surat Ormas...
Surat permohonan bantuan dana THR dari satu ormas di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, beredar di media sosial. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Surat permohonan bantuan dana Tunjangan Hari Raya (THR) dari satu organisasi masyarakat (ormas) di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan beredar di media sosial. Polsek Kebayoran Lama yang telah mengklarifikasi ke ormas tersebut menyebutkan surat itu hanya sebuah proposal dan tidak ada paksaan untuk memberikan THR.

Permohonan THR itu ditujukan kepada perusahaan. Namun, tidak dijelaskan secara rinci perusahaan yang dimaksud. “Ingin mengajukan permohonan bantuan dana tunjangan hari raya (THR) kepada perusahaan yang Bapak/ibu pimpin sebagaimana yang sudah menjadi tanggung jawab kami rekan perusahaan-perusahaan yang berada di lingkungan Pondok Pinang,” isi surat tersebut yang didapat MPI pada Sabtu (8/4/2023).

Dalam surat itu juga menyebutkan tujuan dari ormas tersebut mengajukan permohonan THR kepada perusahaan untuk mempererat kerja sama dengan perusahaan dalam hal keamanan.

Baca: Dipanggil Lurah Kapuk, Ketua RT 09 Cabut Surat Permintaan THR ke Warga

“Semoga dengan bantuan Bapak/Ibu, roda organisasi dan rencana organisasi F******* Pondok Pinang dapat berjalan sesuai dengan visi dan misi organisasi yang telah kami sepakati bersama, dan yang terpenting adalah kerja sama di antara kita dapat berjalan dengan baik,” tulisnya.

Terpisah, Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Widya Agustino menygatakan, sudah meminta klarifikasi terhadap pihak ormas tersebut. “Iya sudah diklarifikasi oleh pihak ormas, sifatnya proposal,” kata Widya saat dihubungi MPI, Sabtu (8/4/2023).

Widya menuturkan, berdasarkan penuturan pihak ormas bahwa permohonan THR itu berbentuk proposal dan tidak ada paksaan dalam memberi.

“Ini sifatnya proposal, tidak ada paksaan ibaratnya, bilamana diberikan Alhamdulillah, jika tidak ya tidak apa-apa,” tuturnya.

Widya memastikan hingga saat ini belum ada laporan yang masuk ke pihaknya terkait intimidasi permintaan THR. “Kalau ada yang sampai memaksa dan mengintimidasi kita tindak tegas,” ucapnya.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Mantan Manajemen Buku...
Mantan Manajemen Buku Gibran End Game Diperiksa terkait Mikhael Sinaga
Profil Yakuza Maneges,...
Profil Yakuza Maneges, Organisasi Dakwah Bentukan Para Gus Pembela Kaum Marjinal
Rekomendasi
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Berita Terkini
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Infografis
Intelijen AS Minta ISIS...
Intelijen AS Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved