Sindir Teddy Minahasa lewat Pleidoi, Dody: Bintang Sejati Tidak Membakar Melati
Rabu, 05 April 2023 - 20:56 WIB
loading...
Terdakwa narkoba AKBP Dody Prawiranegara menyampaikan pleidoi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (5/4/2023). Foto: MPI/Dimas Choirul
A
A
A
JAKARTA - Terdakwa narkoba AKBP Dody Prawiranegara memaafkan sekaligus menyindir atasannya mantan Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa . Sindiran disampaikan lewat pleidoi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (5/4/2023).
"Saya AKBP Dody Prawiranegara, Insyaallah sudah memaafkan Teddy Minahasa, Insyaallah saya nggak ada dendam," ujar Dody.
Dia mendapat pembelajaran dari kasus yang menjeratnya. Menurutnya, tak semestinya seorang Kapolda memerintahkan hal salah kepada anak buahnya.
Baca juga: Dituntut 20 Tahun Penjara, AKBP Dody Prawiranegara Ajukan Pleidoi dan JC
"Sinar bintang sejati itu harusnya menerangi gelapnya malam bukan malah membakar melati putih yang hanya mencoba tumbuh dengan jujur dan tulus apa adanya," kata mantan Kapolres Bukittinggi itu.
Dia juga meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dia mengakui dan menyesali perbuatannya.
Dody pun meminta maaf kepada masyarakat Bukittinggi lantaran sudah bikin gaduh dan menodai kepercayaan masyarakat terhadap dirinya sebagai aparat penegak hukum.
"Penyesalan dan permintaan maaf juga dengan hikmat saya ucapkan kepada kedua orang tua saya yang sangat mencintai saya, Ayahanda Irjen purnawirawan Maman Supratman dan Ibunda Endang Sri Wahyuningsih yang telah menjadi panutan dan membimbing saya selama ini," ujar Dody.
"Saya AKBP Dody Prawiranegara, Insyaallah sudah memaafkan Teddy Minahasa, Insyaallah saya nggak ada dendam," ujar Dody.
Dia mendapat pembelajaran dari kasus yang menjeratnya. Menurutnya, tak semestinya seorang Kapolda memerintahkan hal salah kepada anak buahnya.
Baca juga: Dituntut 20 Tahun Penjara, AKBP Dody Prawiranegara Ajukan Pleidoi dan JC
"Sinar bintang sejati itu harusnya menerangi gelapnya malam bukan malah membakar melati putih yang hanya mencoba tumbuh dengan jujur dan tulus apa adanya," kata mantan Kapolres Bukittinggi itu.
Dia juga meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Dia mengakui dan menyesali perbuatannya.
Dody pun meminta maaf kepada masyarakat Bukittinggi lantaran sudah bikin gaduh dan menodai kepercayaan masyarakat terhadap dirinya sebagai aparat penegak hukum.
"Penyesalan dan permintaan maaf juga dengan hikmat saya ucapkan kepada kedua orang tua saya yang sangat mencintai saya, Ayahanda Irjen purnawirawan Maman Supratman dan Ibunda Endang Sri Wahyuningsih yang telah menjadi panutan dan membimbing saya selama ini," ujar Dody.
Lihat Juga :