Terbongkar! Cara Mbah Slamet Habisi Korban: Minum Racun Campur Obat Penenang

Rabu, 05 April 2023 - 00:57 WIB
loading...
Terbongkar! Cara Mbah...
Petugas menggali kuburan yang diduga lokasi pemakaman jenazah korban dukun pengganda uang di Banjarnegara. Dalam aksinya pelaku menggunakan cara memberi minum racun dicampur obat penenang. Foto: Istimewa
A A A
BANJARNEGARA - Pembunuhan keji yang dilakukan Mbah Slamet atau Tohari , dukun palsu penggandaan uang di Banjarnegara , Jawa Tengah berhasil dibongkar jajaran polisi setempat. Dalam menghabisi korbannya, dukun palsu itu memberi minuman beracun yang dicampur obat penenang.

Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto dalam press release mengemukakan, dalam aksinya, Slamet Tohari bekerja sendiri Desa Balun, Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara.

“Dalam menghabisi korban-korbannya Slamet Tohari mengunakan racun yang dicampurkan dengan obat penenang di dalam air minum,” bebernya.

Baca juga: Fakta-fakta Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara, Nomor 4 Korban Dikubur Bersama Botol Racun

Pemberian minuman racun itu kata kapolres dilakukan saat pelaksanaan ritua pengadaan uang yang dimulai pukul 19.30 WIB sampai dengan selesai.



Menurutnya, racun yang diberikan pelaku kepada korban-korbannya bekerja begitu cepat sehingga korban tidak bisa berbuat banyak. “Korban yang telah meminum racun tersebut jarak antara 5 menit, korban sudah tidak sadarkan diri atau sudah meningal dunia,” ujarnya.

Setelah korban meningal dunia, tersangka Slamet Tohari lalu membuat lubang pada tanah milik pelaku untuk dikuburkan menggukan pacul yang telah disimpan di lokasi.

Baca juga: Chat-Chat Terakhir Korban Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara sebelum Dibunuh

Setelah mendapat laporan dari keluarga salah satu korban bernama Paryanto (53), warga Kampung Pasar, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Polisi langsung melakukan penyelidikan dan menuju TKP.

Bermula dari titik penguburan PO, polisi kemudian menemukan 10 jenazah lain pada lokasi yang tidak berjauhan di lereng bukit yang ditemukan pada kedalaman 80 centimener hingga satu meter dengan kondisi sudah menjadi tulang belulang dan sebagian masih utuh, pada Senin (3/4/2023).

“Pada hari Senin (3/4/2023) ditemukan korban berjumlah 10 orang yang telah dilakukan autopsi di RSUD Margono, dan pada Selasa (4/4/2023) kembali ditemukan 2 korban lainnya di lokasi yang tidak berjauhan. Jadi total korban yang ditemukan sebanyak 12 orang,” beber kapolres.

Baca juga: Pesan Suara Korban Kunci Terbongkarnya Kasus Pembunuhan Dukun Penggandaan Uang di Banjarnegara

Sementara dalam penggalian para korban, polisi juga menemukan sejumlah barang yang ikut dikubur pelaku bersama jenazah korban. Barang yang ditemukan di antaranya botol air mineral sisa cairan yang diduga berisi racun.

“Setiap lubang terdapat botol air mineral sisa cairan yang diduga berisi racun, 1 korban 1 botol air mineral. Dari 7 lubang di antaranya ditemukan 2 lubang yang berisi 2 jenazah korban,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Selasa (4/4/2023).
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Pria di Jakarta Barat...
Pria di Jakarta Barat Tewas Ditusuk, Kanit Reskrim: Awalnya Cekcok Mulut
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berita Terkini
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
87 Warga Aceh Tamiang...
87 Warga Aceh Tamiang Dapat Layanan Dokter Spesialis Gratis dalam Milad ke-24 BSMI
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
Infografis
Waktu Paling Tepat untuk...
Waktu Paling Tepat untuk Minum Kopi saat Puasa Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved