Hampir 100% Anggaran Penanggulangan Covid Sumsel Sudah Terserap
Minggu, 19 Juli 2020 - 20:00 WIB
loading...
Herman Deru Serahkan Bantuan 1400 Rapid Tes dari APBD Sumsel dan Temasek Foundation
A
A
A
PALEMBANG - Dari 136,65 miliar rupiah dana yang disiapkan Pemprov Sumsel untuk kegiatan percepatan penanganan covid-19 hingga kini hampir 100% sudah terserap. Hal tersebut dikatakan Gubernur Sumsel H.Herman Deru saat menyerahkan bantuan alat kesehatan dari perusahaan BUMN asal Singapura Temasek Foundation dan APBD Sumsel pada 7 rumah sakit di Palembang, di Auditorium Pemprov Sumsel, Jumat (17/7/2020) siang.
Menurut HD sejak awal dirinya memang tidak langsung menganggarkan dana untuk penanganan Covid dengan nilai yang fantastis. Ia memilih melakukan penganggaran secara bertahap, namun tetap menyiagakan dana menyesuaikan kebutuhan demi melindungi masyarakat Sumsel.
"Hingga saat ini sudah 91 % lebih sudah terserap ini data real. Dan Covid ini belum juga selesai. Sumsel memang tidak patok yang triliunan dan besar-besar tapi bertahap sesuai kebutuhan," tegas HD.
Anggaran tersebut menurutnya difokuskan pada pelayanan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan juga social safety. "Boleh kita waspada tapi jangan juga jadi panik," jelasnya.
Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo di Bogor beberapa hari lalu, HD juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama menekan penyebaran Covid 19 semaksimal mungkin. Dimana masyarakat diajak untuk bersama mencegah Covid tanpa menganggu aktivitas perekonomian.
"Selain penyebaran, saat ini orientasi penilaian pusat adalah pada tingginya tingkat kesembuhan dan rendahnya angka meninggal dan ekonomi tetap berjalan. Memang ini bertentangan tapi kita harus berimprovisasi," tambahnya.
Terkait bantuan ini sendiri dikatakan HD, memang belum sebanding dengan yang dibutuhkan. Namun kepedulian BUMN Singapura ini jangan dilihat dari jumlahnya, karena bantuan ini bersifat stimulan.
Menurut HD sejak awal dirinya memang tidak langsung menganggarkan dana untuk penanganan Covid dengan nilai yang fantastis. Ia memilih melakukan penganggaran secara bertahap, namun tetap menyiagakan dana menyesuaikan kebutuhan demi melindungi masyarakat Sumsel.
"Hingga saat ini sudah 91 % lebih sudah terserap ini data real. Dan Covid ini belum juga selesai. Sumsel memang tidak patok yang triliunan dan besar-besar tapi bertahap sesuai kebutuhan," tegas HD.
Anggaran tersebut menurutnya difokuskan pada pelayanan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan juga social safety. "Boleh kita waspada tapi jangan juga jadi panik," jelasnya.
Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo di Bogor beberapa hari lalu, HD juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama menekan penyebaran Covid 19 semaksimal mungkin. Dimana masyarakat diajak untuk bersama mencegah Covid tanpa menganggu aktivitas perekonomian.
"Selain penyebaran, saat ini orientasi penilaian pusat adalah pada tingginya tingkat kesembuhan dan rendahnya angka meninggal dan ekonomi tetap berjalan. Memang ini bertentangan tapi kita harus berimprovisasi," tambahnya.
Terkait bantuan ini sendiri dikatakan HD, memang belum sebanding dengan yang dibutuhkan. Namun kepedulian BUMN Singapura ini jangan dilihat dari jumlahnya, karena bantuan ini bersifat stimulan.
Lihat Juga :