Kesaktian Pusaka Wali Songo yang Bikin Orang Majapahit Kocar-kacir dan Sembunyi di Gunung

Sabtu, 01 April 2023 - 20:51 WIB
loading...
Kesaktian Pusaka Wali...
Pusaka Sunan Kudus yang membuat orang Majapahit kocar-kacir dan sembunyi di gunung. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
PUSAKA Wali Songo menjadi penentu kemenangan Kesultanan Demak Bintoro atas Kerajaan Majapahit yang sebelumnya sebagai penguasa Nusantara. Dengan pusaka Wali Songo, pasukan santri Demak yang dipimpin Ja’far Shadiq atau Sunan Kudus berhasil mendesak pasukan Majapahit.

Keampuhan pusaka Wali Songo membuat orang-orang Majapahit kocar-kacir.

Baca juga: Ini Ramalan Ranggawarsita mengenai Pemimpin Indonesia, dari Bung Karno hingga yang Paling Ditunggu

Sunan Kudus menggantikan ayahnya, yakni Sunan Ngudung sebagai Senopati Demak. Sunan Ngudung tewas dalam pertempuran melawan Raden Kusen atau Adipati Terung, Senopati Majapahit.

Gelombang serangan santri Demak ke wilayah Tuban, Kediri dan sekitarnya, memaksa orang-orang Majapahit yang kalah kekuatan dan kesaktian, mengungsi ke gunung-gunung.

Lantas pusaka Wali Songo apa saja yang dipakai Sunan Kudus untuk menaklukkan orang-orang Majapahit?. Berikut di antaranya.

1. Pusaka Ki Suradadi

Keris pusaka ini milik Sunan Giri, salah satu Wali Songo yang bergelar Prabu Satmata, yakni karena kedudukannya sebagai raja sekaligus guru suci di Giri Kedaton, Jawa Timur.

Baca juga: Kisah Pilu Ronggolawe, Prajurit Pemberani Majapahit tapi Berakhir Tragis

Dalam Serat Kandhaning Ringgit Purwa, oleh Sunan Giri pusaka Ki Suradadi dihibahkan kepada Sunan Kudus. Saat dihunus Sunan Kudus, tiba-tiba muncul keajaiban yang mengejutkan.

Mendadak keluar hewan tikus yang jumlahnya tidak terhitung. Tikus-tikus itu menyerang orang-orang Majapahit hingga kocar kacir.

2. Pusaka Badhong (Golok)

Pusaka Badhong diberikan Sunan Cirebon atau Sunan Gunung Jati kepada Sunan Kudus untuk melawan orang-orang Majapahit.

Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah merupakan salah satu Wali Songo yang menurunkan sultan-sultan Banten dan Cirebon.

Dalam pertempuran sengit, Sunan Kudus mencabut pusaka Badhong dari sarungnya. Apa yang terjadi? Entah dari mana datangnya, tiba-tiba muncul lebah yang langsung menyerang pasukan Majapahit.

Sengatan lebah yang jumlahnya tak terhitung itu membuat orang-orang Majapahit lari tunggang langgang.

3. Pusaka Peti dari Palembang

Pusaka berbentuk peti itu diberikan Adipati Palembang Arya Damar kepada Sunan Kudus. Yakni putra Raja Majapahit Prabu Brawijaya yang memeluk Islam.

Arya Damar memang bukan Wali Songo. Namun dirinya yang pertama kali menerima Raden Rahmat atau Sunan Ampel saat pertama kali menjejakkan kaki di Nusantara.

Dalam peperangan antara Demak dan Majapahit, Sunan Kudus membawa pusaka berbentuk peti itu ke medan laga. Saat dalam situasi terjepit, dibukanya tutup peti.

Apa yang terjadi? Hujan angin bercampur badai besar tiba-tiba menerjang Majapahit. Badai menimbulkan suara gemuruh yang membuat orang-orang Majapahit ketakutan.

Dari dalam pusaka peti Arya Damar, konon juga muncul pasukan siluman yang langsung menyerang orang-orang Majapahit. Dalam peperangan yang dipimpin Sunan Kudus itu, Demak memperoleh kemenangan besar.

Pusaka-pusaka Majapahit disita dan ditempatkan selama 40 hari di Giri Kedaton. Setelah itu oleh pasukan santri yang dipimpin Sunan Kudus, semua pusaka kerajaan Majapahit diangkut ke Demak.

Naskah Tedak Pusponegaran dan Literature of Java (1967-1980), menulis, orang-orang Majapahit yang terpukul mundur oleh santri Demak sempat bertahan di Sengguruh, Malang Jawa Timur.

Namun hal itu tidak berlangsung lama. Serbuan santri yang dipimpin Arya Terung, yakni anak Adipati Terung yang memilih berpihak ke Demak, membuat orang-orang Majapahit pergi menjauh.

Arya Terung kemudian diangkat Sultan Demak sebagai Adipati di Sengguruh. Sedangkan adiknya, Arya Balitar diangkat menjadi Adipati Blitar. Sengguruh (Malang Selatan) dan Blitar dinyatakan berada di bawah kekuasaan Kesultanan Demak.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Kesaktian Sunan...
Kisah Kesaktian Sunan Kalijaga Menundukkan Kera-Kera Raksasa Hutan Gunungpati
Kisah Kesaktian Tembang...
Kisah Kesaktian Tembang Durmo, Karomah Sunan Bonang yang Membuat Perampok Kejam Takluk
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Kisah Kesaktian Haji...
Kisah Kesaktian Haji Darip, Jawara Betawi yang Bikin Pasukan Belanda dan Jepang Kocar-kacir
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Prabowo Jadi Inspektur...
Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025
Rekomendasi
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved