Petani Nelayan Muda Indonesia Dukung Hilirisasi Industri Rumput Laut di Nunukan
Jum'at, 31 Maret 2023 - 16:49 WIB
loading...
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi kegiatan panen rumput laut di Kampung Budidaya Rumput Laut Mamolu, Nunukan, Kalimantan Utara. (Ist)
A
A
A
NUNUKAN - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi kegiatan panen rumput laut di Kampung Budidaya Rumput Laut Mamolu, Nunukan, Kalimantan Utara.
Di kesempatan itu, Menteri Sakti menginginkan ke depannya pada sektor rumput laut akan dibuat modeling industri dari hulu sampai hilir dimulai dari pembibitan, panen kering, dan pada akhirnya menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat.
Menanggapi itu, Ketua Petani Nelayan Muda Indonesia Sinda Sutadisastra mengapresiasi perhatian dari Pemerintah Indonesia dalam hal ini Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono. Dia pun menyatakan akan mendukung mewujudkan keinginan Menteri Sakti Wahyu dengan menurunkan tenaga ahli.
"Apa yang diinginkan Bapak Menteri tidak akan terwujud tanpa keterlibatan stakeholder lainnya. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memajukan perekonomian para nelayan Nunukan," kata Sinda Sutadisastra, Jumat (32/3/2023).
Menurut Sinda, penting untuk menjadikan pusat hilirisasi industri rumput laut yang sesuai modelingi industri. Begitu juga dengan budidaya ikan, kepiting dan udang yang harus dikelola dengan cara-cara modern.
Sinda Sutadisatra pun menyebut dari bahan olahan rumput laut dapat dijadikan berbagai jenis produk makanan, bahkan produk-produk kebutuhan masyarakat lainnya.
Konkretnya, lanjut Sinda, dalam waktu dekat ini Petani Nelayan Muda Indonesia akan berkoordinasi Kementerian KKP dan jajaran pemerintah Kabupaten Nunukan untuk merealisasikan dan memberikan pendampingan kepada nelayan-nelayan untuk menjadikan Kabupaten Nunukan menjadi pusat hilirisasi rumput laut.
Di kesempatan itu, Menteri Sakti menginginkan ke depannya pada sektor rumput laut akan dibuat modeling industri dari hulu sampai hilir dimulai dari pembibitan, panen kering, dan pada akhirnya menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat.
Menanggapi itu, Ketua Petani Nelayan Muda Indonesia Sinda Sutadisastra mengapresiasi perhatian dari Pemerintah Indonesia dalam hal ini Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono. Dia pun menyatakan akan mendukung mewujudkan keinginan Menteri Sakti Wahyu dengan menurunkan tenaga ahli.
"Apa yang diinginkan Bapak Menteri tidak akan terwujud tanpa keterlibatan stakeholder lainnya. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memajukan perekonomian para nelayan Nunukan," kata Sinda Sutadisastra, Jumat (32/3/2023).
Menurut Sinda, penting untuk menjadikan pusat hilirisasi industri rumput laut yang sesuai modelingi industri. Begitu juga dengan budidaya ikan, kepiting dan udang yang harus dikelola dengan cara-cara modern.
Sinda Sutadisatra pun menyebut dari bahan olahan rumput laut dapat dijadikan berbagai jenis produk makanan, bahkan produk-produk kebutuhan masyarakat lainnya.
Konkretnya, lanjut Sinda, dalam waktu dekat ini Petani Nelayan Muda Indonesia akan berkoordinasi Kementerian KKP dan jajaran pemerintah Kabupaten Nunukan untuk merealisasikan dan memberikan pendampingan kepada nelayan-nelayan untuk menjadikan Kabupaten Nunukan menjadi pusat hilirisasi rumput laut.
Lihat Juga :