Disertasi di Bidang Pekarangan, Ketua DPRD: Wujudkan Lahan Lebih Produktif

Senin, 27 Maret 2023 - 19:57 WIB
loading...
Disertasi di Bidang...
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto saat dinyatakan lulus dalam sidang terbuka promosi doktor dari IPB University. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
BOGOR - Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto telah mendapatkan gelar doktor setelah dinyatakan lulus dalam sidang terbuka promosi doktor dari IPB University . Pada sidang promosi terbuka tersebut, Atang berhasil mempertahankan disertasi berjudul Desain Kebijakan Pemanfaatan Pekarangan sebagai Kawasan Agrowisata dengan 4 novelty (kebaruan) di hadapan 7 orang penguji dari IPB dan luar IPB.

“Pekarangan yang dimiliki setiap rumah tangga, sekecil apapun luasannya, seharusnya dapat dimanfaatkan untuk pelestarian lingkungan, budaya, dan sekaligus nilai tambah ekonomi keluarga. Saya menemukan novelty bahwa salah satu konsep yang bisa meningkatkan nilai tambah pekarangan adalah pembentukan kawasan agrowisata pekarangan,” kata Atang dalam keterangan persnya, Senin (27/3/2023). Baca juga: Ketua DPRD Kota Bogor Raih Gelar Doktor dari IPB University

Melalui disertasi tersebut, Atang yang menempuh pendidikan di program studi S3 Ilmu Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan IPB ini dijuluki sebagai doktor ilmu lingkungan, khususnya bidang pekarangan.

Atang tidak memungkiri bahwa pekarangan warga perkotaan jauh lebih sempit dibanding di perdesaan. Namun sekecil apapun luasannya, jika digarap serius akan menghasilkan kawasan yang menarik dan produktif.

“Pekarangan perkotaan rata-rata tidak besar. Bahkan, di berbagai tempat hanya menyisakan space yang sangat sempit. Namun melalui urban farming, kita bisa maksimalkan fungsi pekarangan untuk kegiatan agro”, imbuhnya.

Rintisan pengelolaan pekarangan sudah nampak dari program Bogorku Bersih yang dilaksanakan Pemkot Bogor sejak 2016. Beberapa kategori penilaian seperti perumahan teratur, perumahan swadaya, dan perumahan tepi sungai telah menghasilkan juara tiap tahunnya.

“Kategorisasi perumahan dalam program Bogorku Bersih bisa menjadi embrio pembentukan kawasan pekarangan. Budayanya berbeda, pola dan struktur pekarangannya berbeda, dan kelembagaannya juga berbeda. Ini bisa dikembangkan secara lebih sistematis,” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukun Disebut Superfood...
Sukun Disebut Superfood Lokal Indonesia, Guru Besar IPB Beberkan Keunggulannya
Kasus Penyekapan di...
Kasus Penyekapan di Bandung, Pakar IPB Jelaskan Coercive Control dan Dampaknya pada Korban
IPB University Akan...
IPB University Akan Buka Jalur RPL untuk Penerimaan Mahasiswa Baru S1 dan Pascasarjana
Rekomendasi
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Berita Terkini
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved