Pakai APD, Petugas Coklit Data Pemilu Datangi Rumah Gubernur Jateng di Malam Hari
Minggu, 19 Juli 2020 - 07:42 WIB
loading...
Petugas penyelenggara pemilu saat mendatangi kediaman Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Sabtu (18/7/2020) malam. Foto Istimewa
A
A
A
SEMARANG - Rombongan petugas penyelenggara pemilu mendatangi kediaman Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Sabtu (18/7/2020) malam. Mengenakan alat pelindung diri lengkap, mereka datang untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilu 2020 kepada Ganjar dan keluarga.
Petugas Coklit yang datang ke rumah Ganjar menggunakan APD lengkap, seperti masker, face shield, dan sarung tangan. Namun yang menarik, sarung tangan yang dikenakan salah satu Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) adalah sarung tangan plastik yang biasa digunakan untuk memasak. (Baca: Jangan Pilih Cabup Cawabup yang Ingin Ubah Pancasila)
Karuan saja sarung tangan petugas bernama Widji Purwaningsih itu menjadi perhatian ganjar. "Ini keren lho, sudah pakai masker, face shield dan juga sarung tangan. Ya, meskipun sarung tanganya pakai yang dari plastik, tapi ini ikhtiar yang luar biasa dari para petugas untuk tetap menjalankan tugasnya di tengah pandemi," kata Ganjar disambut tawa petugas lain.
Ganjar pun langsung memerintahkan ajudannya mengambil stok sarung tangan kesehatan di ruangannya. Langsung saja, sarung tangan itu diberikan kepada petugas PPDP tersebut. "Ini bu saya kasih ya, biar lebih aman. Tapi ibu sudah keren, ikhtiarnya luar biasa. Kalau pakai ini (sarung tangan kesehatan), lebih top," imbuhnya disambut senyum petugas PPDP.
Dalam proses Coklit tersebut, petugas mewawancarai Ganjar terkait data keluarganya yang memiliki hak pilih. Ganjar dengan antusias menjawab setiap pertanyaan petugas itu, sambil menunjukkan kartu keluarga dan KTP miliknya serta istri dan anaknya. Setelah selesai dan membubuhkan tanda tangan, Ganjar mendapat sticker yang menunjukkan bahwa keluarganya sudah di Coklit.
"Ada tiga yang memiliki hak suara di sini, saya, istri dan anak. Terimakasih pada petugas penyelenggara pemilu yang sudah proaktif melakukan pencocokan dan penelitian data. Ini penting, agar semuanya sesuai dengan data, sehingga memastikan setiap masyarakat yang sudah terdaftar mempunyai hak pilih," terang Ganjar.
Ganjar pun meminta masyarakat untuk mendukung program Coklit ini. Khusus bagi masyarakat yang daerahnya menggelar Pilkada 2020, diminta semuanya mendukung dan menyukseskannya. "Ayo peduli pada daerahnya masing-masing. Suaramu menentukan nasib daerahmu," imbaunya.
Petugas Coklit yang datang ke rumah Ganjar menggunakan APD lengkap, seperti masker, face shield, dan sarung tangan. Namun yang menarik, sarung tangan yang dikenakan salah satu Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) adalah sarung tangan plastik yang biasa digunakan untuk memasak. (Baca: Jangan Pilih Cabup Cawabup yang Ingin Ubah Pancasila)
Karuan saja sarung tangan petugas bernama Widji Purwaningsih itu menjadi perhatian ganjar. "Ini keren lho, sudah pakai masker, face shield dan juga sarung tangan. Ya, meskipun sarung tanganya pakai yang dari plastik, tapi ini ikhtiar yang luar biasa dari para petugas untuk tetap menjalankan tugasnya di tengah pandemi," kata Ganjar disambut tawa petugas lain.
Ganjar pun langsung memerintahkan ajudannya mengambil stok sarung tangan kesehatan di ruangannya. Langsung saja, sarung tangan itu diberikan kepada petugas PPDP tersebut. "Ini bu saya kasih ya, biar lebih aman. Tapi ibu sudah keren, ikhtiarnya luar biasa. Kalau pakai ini (sarung tangan kesehatan), lebih top," imbuhnya disambut senyum petugas PPDP.
Dalam proses Coklit tersebut, petugas mewawancarai Ganjar terkait data keluarganya yang memiliki hak pilih. Ganjar dengan antusias menjawab setiap pertanyaan petugas itu, sambil menunjukkan kartu keluarga dan KTP miliknya serta istri dan anaknya. Setelah selesai dan membubuhkan tanda tangan, Ganjar mendapat sticker yang menunjukkan bahwa keluarganya sudah di Coklit.
"Ada tiga yang memiliki hak suara di sini, saya, istri dan anak. Terimakasih pada petugas penyelenggara pemilu yang sudah proaktif melakukan pencocokan dan penelitian data. Ini penting, agar semuanya sesuai dengan data, sehingga memastikan setiap masyarakat yang sudah terdaftar mempunyai hak pilih," terang Ganjar.
Ganjar pun meminta masyarakat untuk mendukung program Coklit ini. Khusus bagi masyarakat yang daerahnya menggelar Pilkada 2020, diminta semuanya mendukung dan menyukseskannya. "Ayo peduli pada daerahnya masing-masing. Suaramu menentukan nasib daerahmu," imbaunya.
Lihat Juga :