Mantap! Pendapatan Kabupaten Bekasi Naik Rp500 Miliar, Ini Sumbernya
Senin, 27 Maret 2023 - 16:28 WIB
loading...
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan. Foto/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatatkan kenaikan pendapatan daerah hingga Rp500 miliar dari Rp5,5 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp6,024 triliun pada 2022. Kenaikan itu sebagai modal mendongkrak percepatan pembangunan di berbagai sektor tahun ini.
”Peningkatan pendapatan ini tertuang dalam hasil evaluasi kinerja saya oleh Kementerian Dalam Negeri. Peningkatan pendapatan merupakan satu dari beberapa apresiasi yang diberikan kementerian,” ujar Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, Senin (27/3/2023).
Dani mengatakan pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras semua pihak yang memiliki visi yang sama yakni memberikan perbaikan secara menyeluruh.
Baca juga: Profil Dani Ramdan, Penjabat Bupati Bekasi yang Janji Tuntaskan 4 Masalah Dalam Setahun
”Tentu bukan hanya pencapaian saya secara pribadi melainkan kerja keras tim seluruh jajaran Pemkab Bekasi,” katanya.
Dani menjelaskan kenaikan pendapatan ini didapatkan dari hasil penagihan piutang yang dilakukan kepada para wajib pajak daerah. Sejak pandemi dua tahun terakhir, banyak warga yang menunda pembayaran pajak daerah akibat perekonomian yang merosot.
”Peningkatan pendapatan ini tertuang dalam hasil evaluasi kinerja saya oleh Kementerian Dalam Negeri. Peningkatan pendapatan merupakan satu dari beberapa apresiasi yang diberikan kementerian,” ujar Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, Senin (27/3/2023).
Dani mengatakan pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras semua pihak yang memiliki visi yang sama yakni memberikan perbaikan secara menyeluruh.
Baca juga: Profil Dani Ramdan, Penjabat Bupati Bekasi yang Janji Tuntaskan 4 Masalah Dalam Setahun
”Tentu bukan hanya pencapaian saya secara pribadi melainkan kerja keras tim seluruh jajaran Pemkab Bekasi,” katanya.
Dani menjelaskan kenaikan pendapatan ini didapatkan dari hasil penagihan piutang yang dilakukan kepada para wajib pajak daerah. Sejak pandemi dua tahun terakhir, banyak warga yang menunda pembayaran pajak daerah akibat perekonomian yang merosot.
Lihat Juga :