Kasus Penyakit TBC di Jawa Timur Tertinggi Kedua Nasional
Sabtu, 25 Maret 2023 - 05:16 WIB
loading...
Kasus penyakit TBC di Jawa Timur menjadi yang tertinggi kedua nasional setelah Jabar.
A
A
A
SURABAYA - Kasus penyakit tuberkulosis (TBC) di Jawa Timur (Jatim) mengalami peningkatan dari 2021 sebanyak 53.289 jiwa menjadi 81.753 sepanjang 2022. Jumlah tersebut menjadikan Jatim sebagai provinsi kedua terbesar kasus TBC di Indonesia setelah Jawa Barat.
“Dari data rilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jatim saat ini di posisi tertinggi kedua untuk jumlah kasus TBC di Indonesia. Jatim nomor dua setelah Jawa Barat. Total kasus TBC di Jatim yaitu 81.753 kasus,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (24/3/2023).
Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim berkomitmen mendukung program pemerintah pusat untuk melakukan Eliminasi TBC 2030. Komitmen tersebut lantaran Jatim masih menduduki posisi kedua paling atas untuk daerah dengan kasus TBC tertinggi di Indonesia.
“Ini sebuah angka yang harus kita sampaikan sebagai cambukan semangat serta kewaspadaan untuk bersama sama kita atasi. Maka kami Pemprov Jatim berkomitmen serius untuk program Eliminasi TBC 2030 dengan target penurunan mencapai 65/100.000 penduduk," imbuh Khofifah.
Baca juga: Khofifah Dorong Capaian UHC Kabupaten Kota di Jatim Sebesar 95 Persen
“Dari data rilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jatim saat ini di posisi tertinggi kedua untuk jumlah kasus TBC di Indonesia. Jatim nomor dua setelah Jawa Barat. Total kasus TBC di Jatim yaitu 81.753 kasus,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (24/3/2023).
Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim berkomitmen mendukung program pemerintah pusat untuk melakukan Eliminasi TBC 2030. Komitmen tersebut lantaran Jatim masih menduduki posisi kedua paling atas untuk daerah dengan kasus TBC tertinggi di Indonesia.
“Ini sebuah angka yang harus kita sampaikan sebagai cambukan semangat serta kewaspadaan untuk bersama sama kita atasi. Maka kami Pemprov Jatim berkomitmen serius untuk program Eliminasi TBC 2030 dengan target penurunan mencapai 65/100.000 penduduk," imbuh Khofifah.
Baca juga: Khofifah Dorong Capaian UHC Kabupaten Kota di Jatim Sebesar 95 Persen
Lihat Juga :