IWIP dan Masyarakat Berkolaborasi Lindungi Kawasan Pesisir
Selasa, 21 Maret 2023 - 17:41 WIB
loading...
A
A
A
"Kenapa harus mangrove? karena kita tahu kerja perusahaan banyak melakukan penebangan pohon, itu banyak sekali karbon yang lepas, nah kita perlu menggantinya lagi," ucapnya.
"Kami mendukung IWIP dan WBN yang punya cita-cita yang ambisius untuk memperoleh gold flag dalam pengelolaan lingkungan," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Fau Yaune, Ismail Muharram mengaku gembira IWIP bersedia berkolaborasi dalam kegiatan penanaman mangrove ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Pak Kepala Desa Kotalo dan Camat Weda Timur, serta kepada IWIP. Kami cukup dibantu dalam hal menata lingkungan,” katanya.
Lebih lanjut Ismail mengatakan, pihaknya mengajak pemerintah dan IWIP agar kegiatan seperti ini terus berkelanjutan dan semua pihak bisa bersinergi dalam mengembangkan potensi yang ada di kedua desa tersebut.
"Harapan kami, mengingat Teluk Weda ini telah menjadi kawasan industri, maka kami meminta dengan hormat agar wilayah Weda Timur dapat ditetapkan sebagai wilayah penyeimbang ekologi," ujarnya.
"Kami mendukung IWIP dan WBN yang punya cita-cita yang ambisius untuk memperoleh gold flag dalam pengelolaan lingkungan," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Fau Yaune, Ismail Muharram mengaku gembira IWIP bersedia berkolaborasi dalam kegiatan penanaman mangrove ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Pak Kepala Desa Kotalo dan Camat Weda Timur, serta kepada IWIP. Kami cukup dibantu dalam hal menata lingkungan,” katanya.
Lebih lanjut Ismail mengatakan, pihaknya mengajak pemerintah dan IWIP agar kegiatan seperti ini terus berkelanjutan dan semua pihak bisa bersinergi dalam mengembangkan potensi yang ada di kedua desa tersebut.
"Harapan kami, mengingat Teluk Weda ini telah menjadi kawasan industri, maka kami meminta dengan hormat agar wilayah Weda Timur dapat ditetapkan sebagai wilayah penyeimbang ekologi," ujarnya.
Lihat Juga :