Kembangkan Bengkel Lokal, Nelayan Cipatujah Pangkas Biaya Servis Kapal
Senin, 20 Maret 2023 - 17:56 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi manakala ada bantuan alat perbengkelan seperti ini sangat membantu sekali buat masyarakat di sini. Minimalnya menghemat pengeluaran saat memperbaiki peralatan mesin perahu," lanjutnya.
Pria yang kerap disapa Ugun ini berharap, bengkel Sony juga bisa menyerap anggota kelompok nelayan setempat sebagai montir. "Nanti yang menggunakan atau memanfaatkan alat ini bukan hanya nelayan sini saja, dari Garut, dari Pamengpeuk," imbuhnya.
Pemilik bengkel, Sony Al Majid (40) mengaku selama 15 tahun membuka usaha perbaikan kapal. Namun dia hanya mampu menangani kerusakan ringan saja lantaran peralatan yang dimilikinya masih seadanya.
Dia mengaku senang atas bantuan alat-alat yang dapat membantu menangani kerusakan berat kapal para nelayan. "Alhamdulillah terima kasih sudah dapat bantuan ini. Insyaallah ke depan bisa memperbaiki kerusakan berat dan bermanfaat buat para nelayan," kata Sony.
Camang Surahman (68), nelayan asal Desa Sindangkerta yang telah melaut sejak 1975 ini merasa senang atas bantuan ini. "Dulu (kalau mau perbaiki kapal) kadang ke Pangandaran atau Cilacap. Dari sini 2 jam ke Pangandaran, kalau ke Cilacap 5 jam," ujarnya.
Pria yang kerap disapa Ugun ini berharap, bengkel Sony juga bisa menyerap anggota kelompok nelayan setempat sebagai montir. "Nanti yang menggunakan atau memanfaatkan alat ini bukan hanya nelayan sini saja, dari Garut, dari Pamengpeuk," imbuhnya.
Pemilik bengkel, Sony Al Majid (40) mengaku selama 15 tahun membuka usaha perbaikan kapal. Namun dia hanya mampu menangani kerusakan ringan saja lantaran peralatan yang dimilikinya masih seadanya.
Dia mengaku senang atas bantuan alat-alat yang dapat membantu menangani kerusakan berat kapal para nelayan. "Alhamdulillah terima kasih sudah dapat bantuan ini. Insyaallah ke depan bisa memperbaiki kerusakan berat dan bermanfaat buat para nelayan," kata Sony.
Camang Surahman (68), nelayan asal Desa Sindangkerta yang telah melaut sejak 1975 ini merasa senang atas bantuan ini. "Dulu (kalau mau perbaiki kapal) kadang ke Pangandaran atau Cilacap. Dari sini 2 jam ke Pangandaran, kalau ke Cilacap 5 jam," ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :