Open BO di Michat, Wanita Palsu Ini Peras Pria Hidung Belang Sang Pemesan
Selasa, 14 Maret 2023 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
Setelah beberapa saat kemudian, ternyata ada lelaki hidung belang yang menghubunginya. GG pun kemudian meladeni chating yang dikirim sang lelaki berinisial MD melalui akun tersebut. Mereka kemudian berjanji ketemu di suatu tempat.
Kapolsek Mlati, Kompol Andhies F Utomo mengatakan, keduanya telah mencapai kesepakatan untuk transaksi sewa jasa BO. Kemudian, mereka bertemu di belakang sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Magelang, Padukuhan Kutu Patran, Kalurahan Sinduadi.
"Tersangka menemui MD mengaku sebagai suami dari perempuan open BO yang dipesan jasanya oleh korban,"kata dia.
Baca juga: Sadis! Ini Tampang Ayah yang Banting Anak Kandung Berusia 2,5 Bulan hingga Tewas
Kepada MD, GG mengatakan, ia tidak terima istrinya diganggu. Tersangka lantas meminta uang kepada korban sebesar Rp200.000. Karena merasa bersalah korban kemudian menyerahkan uang tersebut kepada GG sekaligus jaket yang ia kenakan saat itu.
Meski sudah mendapatkan uang tunai dan jaket, namun ternyata tersangka tidak langsung pergi. GG justru meminta uang lagi kepada korban, kali ini jumlahnya lebih banyak yaitu Rp1 juta sembari mengancam.
Kapolsek Mlati, Kompol Andhies F Utomo mengatakan, keduanya telah mencapai kesepakatan untuk transaksi sewa jasa BO. Kemudian, mereka bertemu di belakang sebuah pusat perbelanjaan di Jalan Magelang, Padukuhan Kutu Patran, Kalurahan Sinduadi.
"Tersangka menemui MD mengaku sebagai suami dari perempuan open BO yang dipesan jasanya oleh korban,"kata dia.
Baca juga: Sadis! Ini Tampang Ayah yang Banting Anak Kandung Berusia 2,5 Bulan hingga Tewas
Kepada MD, GG mengatakan, ia tidak terima istrinya diganggu. Tersangka lantas meminta uang kepada korban sebesar Rp200.000. Karena merasa bersalah korban kemudian menyerahkan uang tersebut kepada GG sekaligus jaket yang ia kenakan saat itu.
Meski sudah mendapatkan uang tunai dan jaket, namun ternyata tersangka tidak langsung pergi. GG justru meminta uang lagi kepada korban, kali ini jumlahnya lebih banyak yaitu Rp1 juta sembari mengancam.
Lihat Juga :