Bupati Puncak Bertemu Warga Pengungsi di Distrik Sinak, Pastikan Sembako Segera Tiba
Senin, 13 Maret 2023 - 14:16 WIB
loading...
Bupati Puncak Willem Wandik, dimapingi Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia dan Kasdim 1714/PJ Mayor Inf Indra Surya, saat tiba di Distrik Sinak, untuk bertemu dengan warga pengungsi, Kamis (9/3/2023).
A
A
A
SINAK - Bupati Puncak,Provinsi Papua Tengah, Willem Wandik,memastikan bahwa Pemerintah daerah sejak Kamis, 9 Maret, kemarin akan terus melakukan mobilisasi sembilan bahan pokok (sembako) untuk warga pengungsi yang berada di Distrik Induk yaitu Distrik Sinak, paska kontak senjata antara Kelompok Sipil Bersenjata dan TNI,yang berlangsung di Distrik Meagabume,Jumat 2 Maret pekan lalu.
Hal tersebut disampaikan olehnya, setelah dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Sinak, Kamis,9 maret kemarin, untuk bertemu dengan warga pengunsi, sekaligus mengatar bahan makanan,dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia dan Kasdim 1714/PJ Mayor Inf Indra Surya.
Kedatangan rombongan Bupati tersebut dalam rangka melihat kondisi warga yang merupakan warga pengunsi dari Distrik Meagabume dan kampung Agenggen, yang sempat mengunsi ke Distrik Induk di Sinak,pasca peritiswa saling tembak antara KKB dan TNI,3 Maret pekan lalu,yang menyebabkan 1 warga meninggal dunia dan 1 TNI juga gugur, dan 8 warga lainnya mengalami luka dan sudah dirawat di RS Kharitas Timika.
Kepala suku besar dari Distrik Sinak Daibenus Murib mengatakan, dampak dari peristiwa kontak senjata antara kelompok sipil bersenjata dan TNI-Polri sejak 2 maret lalu, membuat masyarakat dari Distrik Meagebume, menungsi ke Distrik Induk di Sinak, dan ada yang lain ke Distrik Agandugume, karena panik dan trouma,bahkan dampak dari itu juga,para pedagang kios-kios di Distrik sinak juga sudah mengungsi keluar dari Sinak, sehingga sampai saat ini, warga yang mengungsi kesulitan makanan.
“Mereka takut ke kebun,karena ada penembakan antara pihak sebelah dan TNI-Polri, sehingga ada warga mengunsi, saya sebagai kepala suku bingung bagaimana kasih makan mereka ini, sehingga kami berharap bantuan dari pemerintah,”ungkapnya.
“Apalagi jembatan yang menghubungkan daerah sebelah dengan Distrik sinak sudah terputus,menyebabkan warga sulit mendapatakan bahan makanan,”tambahnya.
Sementara itu, Bupati Puncak Willem Wandik mengatakan, Terkait dengan kondisi itu, maka dirinya sudah mengintruksikan kepada kepala Dinas sosial dan kepala Distrik serta perwakilan masyarakat,untuk segera mengutus bantuan sembilan bahan makanan (sembako) dan tenda, dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Hal tersebut disampaikan olehnya, setelah dirinya melakukan kunjungan ke Distrik Sinak, Kamis,9 maret kemarin, untuk bertemu dengan warga pengunsi, sekaligus mengatar bahan makanan,dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia dan Kasdim 1714/PJ Mayor Inf Indra Surya.
Kedatangan rombongan Bupati tersebut dalam rangka melihat kondisi warga yang merupakan warga pengunsi dari Distrik Meagabume dan kampung Agenggen, yang sempat mengunsi ke Distrik Induk di Sinak,pasca peritiswa saling tembak antara KKB dan TNI,3 Maret pekan lalu,yang menyebabkan 1 warga meninggal dunia dan 1 TNI juga gugur, dan 8 warga lainnya mengalami luka dan sudah dirawat di RS Kharitas Timika.
Kepala suku besar dari Distrik Sinak Daibenus Murib mengatakan, dampak dari peristiwa kontak senjata antara kelompok sipil bersenjata dan TNI-Polri sejak 2 maret lalu, membuat masyarakat dari Distrik Meagebume, menungsi ke Distrik Induk di Sinak, dan ada yang lain ke Distrik Agandugume, karena panik dan trouma,bahkan dampak dari itu juga,para pedagang kios-kios di Distrik sinak juga sudah mengungsi keluar dari Sinak, sehingga sampai saat ini, warga yang mengungsi kesulitan makanan.
“Mereka takut ke kebun,karena ada penembakan antara pihak sebelah dan TNI-Polri, sehingga ada warga mengunsi, saya sebagai kepala suku bingung bagaimana kasih makan mereka ini, sehingga kami berharap bantuan dari pemerintah,”ungkapnya.
“Apalagi jembatan yang menghubungkan daerah sebelah dengan Distrik sinak sudah terputus,menyebabkan warga sulit mendapatakan bahan makanan,”tambahnya.
Sementara itu, Bupati Puncak Willem Wandik mengatakan, Terkait dengan kondisi itu, maka dirinya sudah mengintruksikan kepada kepala Dinas sosial dan kepala Distrik serta perwakilan masyarakat,untuk segera mengutus bantuan sembilan bahan makanan (sembako) dan tenda, dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Lihat Juga :