Separuh Pengguna Internet di Indonesia Tak Menyadari Pentingnya Keamanan Data Pribadi

Minggu, 12 Maret 2023 - 21:53 WIB
loading...
Separuh Pengguna Internet...
Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), menunjukkan bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 215,63 juta orang pada periode 2022-2023. Foto ist
A A A
CILEGON - Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), menunjukkan bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai 215,63 juta orang pada periode 2022-2023. Namun, separuh dari jumlah itu tidak menyadari pentingnya keamanan data pribadi.

”Hampir separuh pengguna internet di Indonesia tidak menyadari pentingnya keamanan data pribadi dalam aktivitas digital,” ujar Kepala Dinas Kominfo Provinsi Banten Didi Hadiyatna, pada diskusi literasi digital untuk komunitas digital Kota Cilegon, Banten, Minggu (12/3/2023).



Didi menyebutkan, sebanyak 46,5 persen responden tidak tahu dan tidak menyadari aktivitas daring, seperti browsing, belanja, dan aktivitas di media sosial lainnya. Baca juga: Ngarep Cuan dari Dunia Maya? Simak Tipsnya, Kuasai Jurus-jurusnya

Sebanyak 67,9 persen responden mengaku tidak pernah mengganti kata sandi di akun digitalnya, 22,4 persen responden tidak membaca syarat dan ketentuan terkait keamanan data saat mengisi data pribadi di sistem atau aplikasi digital.

"Sedangkan, 59 persen responden tidak pernah mengecek keamanan aplikasi yang ada di ponselnya,” kata Didi dalam diskusi bertajuk'Jaga Data Pribadi Agar Diri Aman di Ruang Digital' yang digelar Kemenkominfo.

Data pribadi, sambung Didi, dibedakan menjadi dua. Ada yang bersifat khusus (spesifik), dan ada juga yang bersifat umum. Yang spesifik, misalnya data dan informasi kesehatan, data biometrik, genetika, catatan kejahatan, data anak, keuangan pribadi, dan lainnya sesuai ketentuan.

”Adapun yang bersifat umum, seperti nama, jenis kelamin, agama, kewarganegaraan, dan data pribadi yang dikombinasikan untuk mengidentifikasi seseorang,” jelasnya. Baca juga: Mau Melek Investasi Sejak Dini? Manfaatkan Teknologi, Kuasai Lanskap Digital

Didi menekankan pentingnya melindungi data pribadi. Menurutnya, ada beberapa langkah perlindungan data pribadi agar terhindar dari penipuan dan kejahatan digital. Antara lain dengan membuat password dan PIN sekuat mungkin.

"Biasakan melakukan aktivasi Two Factor Authentication (2FA), miliki email lebih dari satu, hati-hati dalam memberi izin akses aplikasi, jangan posting informasi di media sosial, dan rutin membersihkan cookies," bebernya.

Hal yang sama disampaikan Azmy Zen, entrepreneur sekaligus kreator konten. Zen menjelaskan pentingnya pemahaman terhadap rekam jejak digital. Rekam jejak digital, kata Zen, merupakan segala rekam jejak data seseorang saat orang tersebut berselancar dan menggunakan internet.

”Secara tidak sadar, terkadang pengguna internet meninggalkan jejak digital. Padahal, hal itu bisa menjadi pintu masuk terhadap kejahatan digital. Ingat, identitas digital itu sama dengan identitas dunia nyata,” jelas Azmy.

Sementara itu, menurut Pembina Komunitas Film Pramuka (KFP) Habibie Yukezain, penyalahgunaan data pribadi erat kaitannya dengan aktivitas pengisian data secara online. ”Misalnya dalam kasus pinjaman online (pinjol), transportasi online, pengisian data transaksi keuangan secara online,” ungkapnya.

Beberapa cara menghindari penyalahgunaan data pribadi, lanjut Habibie, antara lain perhatikan izin aplikasi, selalu unduh di penyedia resmi. "Gunakan password yang tidak tertebak, lakukan pembaruan perangkat lunak, hindari penyalahgunaan data pribadi dengan VPN, dan pastikan aplikasi yang digunakan memiliki metode verifikasi yang jelas," ujarnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marak Risiko Aktivitas...
Marak Risiko Aktivitas Digital, HGI dan Polda Sumbar Gelar Literasi Digital
Pemerintah Diminta Perluas...
Pemerintah Diminta Perluas Program Literasi Digital hingga ke Daerah
Cegah Penipuan dan Pinjol...
Cegah Penipuan dan Pinjol Ilegal, Sespimma Polri Dorong UMKM Jabar Melek Literasi Digital
Komdigi Dorong Generasi...
Komdigi Dorong Generasi Muda Perkuat Literasi Digital
Anggota DPR Imas Aan...
Anggota DPR Imas Aan Ubudiah Dorong Warga Garut Jadi Netizen Produktif dan Cerdas
Cegah Distorsi Informasi...
Cegah Distorsi Informasi Papua di Medsos, Publik Diimbau Perkuat Literasi Digital
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Gugatan UU PDP Ditolak...
Gugatan UU PDP Ditolak MK, Negara Wajib Awasi Transfer Data Pribadi
Hadapi Dampak Negatif...
Hadapi Dampak Negatif Digitalisasi, Perlu Literasi dan Aturan yang Relevan
Rekomendasi
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Berita Terkini
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Bayar PKB Makin Mudah,...
Bayar PKB Makin Mudah, Bapenda DKI Hadirkan Layanan Samsat di PRJ
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved