Aminullah Dukung Penuh Pembukaan TK Tahfiz Sulaimaniyah Turki di Banda Aceh
Jum'at, 17 Juli 2020 - 15:33 WIB
loading...
A
A
A
Untuk bangunannya sekolahnya, ucapnya lagi, saat ini sedang tahap renovasi. Lokasinya berada di dalam kompleks Ponpes Tahfiz Sulaimaniyah yang berada di Punge Ujong. “Insyaallah tahun ini atau paling telat tahun depan dibuka, menimbang situasi pandemi Covid-19. Mohon nanti kesediaan Pak Wali untuk meresmikannya.”
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Tahfiz Sulaimaniyah Putri Banda Aceh, Bilal Ozturk, yang turut serta dalam pertemuan, mengungkapkan, dari beberapa kota yang telah dikunjunginya di Indonesia, kehidupan islami di Aceh khususnya Banda Aceh yang paling bagus.
Pria asli Turki yang telah menetap selama beberapa tahun di Banda Aceh ini, mengaku bisa hidup dan beribadah dengan nyaman. “Suatu saat saya pernah keluar rumah mengendarai sepeda motor, dan begitu turun saya lupa mencabut kunci motornya. Tapi saat kembali alhamdulillah sepeda motor saya masih ada,” ujarnya.
Menyambung perkataan Abi Muzaki, ia menyebutkan saat ini Ponpes Tahfiz Sulaimaniyah telah hadir di 170 negara di dunia, dengan jumlah ribuan santri dan tenaga pengajarnya. “Di Indonesia, kami telah mempunyai 70 cabang. Dan kehadiran kami di sini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Aceh yang memiliki hubungan sejarah yang panjang dengan Turki.”
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Tahfiz Sulaimaniyah Putri Banda Aceh, Bilal Ozturk, yang turut serta dalam pertemuan, mengungkapkan, dari beberapa kota yang telah dikunjunginya di Indonesia, kehidupan islami di Aceh khususnya Banda Aceh yang paling bagus.
Pria asli Turki yang telah menetap selama beberapa tahun di Banda Aceh ini, mengaku bisa hidup dan beribadah dengan nyaman. “Suatu saat saya pernah keluar rumah mengendarai sepeda motor, dan begitu turun saya lupa mencabut kunci motornya. Tapi saat kembali alhamdulillah sepeda motor saya masih ada,” ujarnya.
Menyambung perkataan Abi Muzaki, ia menyebutkan saat ini Ponpes Tahfiz Sulaimaniyah telah hadir di 170 negara di dunia, dengan jumlah ribuan santri dan tenaga pengajarnya. “Di Indonesia, kami telah mempunyai 70 cabang. Dan kehadiran kami di sini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Aceh yang memiliki hubungan sejarah yang panjang dengan Turki.”
(ars)
Lihat Juga :