Kebut Perbaikan Jalan Rusak, Ganjar: Anggaran Darurat Kita Optimalkan
Rabu, 08 Maret 2023 - 15:25 WIB
loading...
Ganjar Pranowo memimpin Rakor Penanganan Infrastruktur Sumber Daya Air dan Jalan, serta Upaya Pengendalian Kemacetan dan Keselamatan Lalu Lintas di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu (8/3/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh kepala daerah serius merespons persoalan jalan rusak . Mereka harus menindaklanjuti keluhan masyarakat secepat mungkin.
Hal itu sampaikan Ganjar saat memimpin Rakor Penanganan Infrastruktur Sumber Daya Air dan Jalan, serta Upaya Pengendalian Kemacetan dan Keselamatan Lalu Lintas Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu (8/3/2023). Di hadapan seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang hadir, Ganjar menyampaikan banyak keluhan masyarakat yang masuk melalui aplikasi LaporGub soal jalan rusak.
Baik jalan provinsi, jalan kabupaten dan kota, hingga jalan desa serta kelurahan. "Saya minta seluruh biaya pemeliharaan kalau perlu habiskan sekarang karena ini menjaga keselamatan rakyat. Maka saya minta laporan mereka, saya minta hitung jumlah lubangnya, progresnya dilakukan," kata Ganjar usai rakor. Baca juga: Ruas Jalan di Bekasi Rusak Parah dan Berlubang Usai Diguyur Hujan
Adapun aduan terbanyak yang masuk ke aplikasi LaporGub soal kerusakan jalan kabupaten dan kota (1.358). Kerusakan jalan desa dan kelurahan (895), permohonan bantuan pemerintah (759), dan kerusakan jalan provinsi (548).
Pemprov Jateng telah menindaklanjuti 778 aduan untuk jalan kabupaten dan kota. Selanjutnya 558 aduan untuk jalan desa dan kelurahan serta 126 aduan untuk jalan provinsi. Kecepatan respons aduan rata-rata LaporGub 2 hari 14 jam 53 menit setelah masuknya aduan.
Hal itu sampaikan Ganjar saat memimpin Rakor Penanganan Infrastruktur Sumber Daya Air dan Jalan, serta Upaya Pengendalian Kemacetan dan Keselamatan Lalu Lintas Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu (8/3/2023). Di hadapan seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang hadir, Ganjar menyampaikan banyak keluhan masyarakat yang masuk melalui aplikasi LaporGub soal jalan rusak.
Baik jalan provinsi, jalan kabupaten dan kota, hingga jalan desa serta kelurahan. "Saya minta seluruh biaya pemeliharaan kalau perlu habiskan sekarang karena ini menjaga keselamatan rakyat. Maka saya minta laporan mereka, saya minta hitung jumlah lubangnya, progresnya dilakukan," kata Ganjar usai rakor. Baca juga: Ruas Jalan di Bekasi Rusak Parah dan Berlubang Usai Diguyur Hujan
Adapun aduan terbanyak yang masuk ke aplikasi LaporGub soal kerusakan jalan kabupaten dan kota (1.358). Kerusakan jalan desa dan kelurahan (895), permohonan bantuan pemerintah (759), dan kerusakan jalan provinsi (548).
Pemprov Jateng telah menindaklanjuti 778 aduan untuk jalan kabupaten dan kota. Selanjutnya 558 aduan untuk jalan desa dan kelurahan serta 126 aduan untuk jalan provinsi. Kecepatan respons aduan rata-rata LaporGub 2 hari 14 jam 53 menit setelah masuknya aduan.
Lihat Juga :